Berapa Lama Waktu Ideal untuk Berolahraga

| Posted : 14 Nov 2015 | Berita Sehat, Tips Sehat No comments
Berjalan

Berjalan pixabay

Olahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan jantung. Tentu saja hal ini wajib dikombinasikan dengan gaya hidup sehat lainnya seperti mengkonsumsi makanan sehat dan istirahat yang cukup. Berapa lamakah waktu yang disarankan untuk menjaga kesehatan jantung? Berikut informasi selengkapnya!

Terkait hal ini, sebuah studi terbaru yang dipublikasikan pada Circulation menemukan bahwa melakukan latihan selama 30 menit setiap harinya bisa jadi tidak cukup menjaga jantung Anda tetap sehat. Padahal sebelumnya 30 menit tersebut merupakan waktu yang disarankan untuk berolahraga. Bahkan ada kemungkinan Anda memerlukan waktu empat kali lipat dari pada itu. Para peneliti menemukan bahwa jumlah latihan yang dilakukan seseorang berhubungan langsung dengan kesehatan jantungnya. Dua jam per hari merupakan waktu olahraga yang disarankan.

Jika tujuan olahraga untuk memiliki jantung yang sehat, diperlukan waktu ngegym selama 10 jam setiap minggunya. Latihan selama 30 menit per hari yang dulu didengungkan hanya dapat mengurangi resiko penyakit jantung sebesar 10% saja. Sedangkan menaikkan latihan hingga 2 jam sehari dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung sekitar 35%. Latihan yang dimaksud disini merupakan moderate exercise seperti berjalan saat naik alat transportasi umum ataupun saat berjalan untuk makan siang makan siang atau sekedar melakukan aktivitas lain di kantor.

Terkait hal ini, ada yang merekomendasikan orang yang ingin mendapatkan jantung sehat dengan melakukan kombinasi antara latihan berintensitas tinggi dan cardio moderat seperti latihan high intensity interval training (HIIT). Jika ingin melakukannya, ada baiknya jika Anda berkonsultasi dulu dengan dokter keluarga sehingga latihan yang dilakukan dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan.

HIIT

HIIT coachcalorie

Satu yang perlu dipahami, semakin keras latihan yang dilakukan maka akan mempercepat pula detak jantung seseorang. Hal ini akan berdampak pada nafas yang diambil seseorang yang umumnya akan lebih pendek daripada biasanya. Jika dibandingkan dengan beragam olahraga lainnya, HIIT merupakan jenis latihan khusus yang dilakukan dalam jangka waktu yang cukup singkat. Meski demikian, gerakan yang dilakukan pada HIIT mampu membakar kalori dalam jumlah yang lebih banyak. Selain itu HIIt juga terbukti secara signifikan meningkatkan maximal oxygen consumption (VO2 max). VO2 max merupakan kapasitas maksimum tubuh seseorang untuk menyalurkan dan menggunakan oksigen selama olahraga berintensitas tinggi.

Baca juga:

Beragam Manfaat Saat Berkeringat

Oww! Patokan Olahraga Bukan Keringat Lho!

Yang Terjadi Saat Tubuh Mengalami Overtraining

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.shape.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment