Tips Menjaga Kolesterol Tubuh Agar Tetap Stabil

Contoh Makanan Berkolesterol

Contoh Makanan Berkolesterol pixabay

Kolesterol merupakan salah satu kata yang cukup ditakuti masyarakat. Pasalnya penyakit kolesterol tinggi kini banyak terjadi bahkan pada seseorang yang masih berusia muda. Padahal selain kolesterol jahat yaitu low density lipoprotein (LDL), ada lho bagian kolesterol yang baik dan bermanfaat bagi tubuh, namanya adalah (high density lipoprotein) HDL. Biasanya kadar kolesterol jahat yang tinggi di dalam tubuh seseorang tidak lain disebabkan oleh pola hidup yang salah. Karena itulah perbaikan pola hidup harian merupakan kunci utama menormalkan kembali kadar kolesterol Anda. Bagaimana caranya? Simak di sini ya!

Salah satu cara termudah memperbaiki pola hidup adalah mengatur kembali pola makan harian serta tidak lupa menjalani olahraga. “Menjalankan kedua aktivitas baik ini dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 20%,” papar Dr. Dr. Eugenia Gianos, ahli jantung di NYU Langone Medical Center. Umumnya pasien diberi waktu tiga hingga enam bulan percobaan, baru dilihat hasilnya. Namun demikian perlu ditekankan bahwasanya hasil yang didapati seseorang bisa sangat bervariasi, tergantung pada kondisi seseorang itu sendiri.

Menjalani diet untuk menurunkan kadar kolesterol LDL dapat dilakukan dengan mengurangi lemak jenuh dalam diet dan meningkatkan konsumsi serat. Hal ini perlu dilakukan karena lemak jenuh akan meningkatkan produksi LDL dalam tubuh. Dr Gianos menyarankan agar seseorang yang menjalani diet penurunan kolesterol dapat memangkas asupan konsumsi lemak jenuh sehingga konsumsi hariannya kurang dari 10 gram/hari. Selain itu ia juga menyarankan agar konsumsi serat harian sebanyak 30 gram/hari, dengan rincian 10 gramnya sebaiknya merupakan serat yang tidak larut (insoluble fiber.

Oiya, melakukan diet nabati juga dapat membantu menurunkan kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung. Diet DASH dan Diet Mediterania merupakan jenis diet yang direkomendasikan. Dua jenis diet ini direkomendaikan karena menekankan pada konsumsi makanan tinggi serat serta konsumsi lemak yang sehat. Diet DASH meliputi mengkonsumsi buah, sayuran, biji-bijian tanpa lemak, susu rendah lemak, protein tanpa lemak seperti ikan unggas dan kacang-kacangan serta konsumsi lemak sehat seperti makan kacang-kacangan, biji-bijian ataupun penggunaan minyak sayur. Diet DASH juga menekankan agar mengkonsumsi sedikit lemak, gula, makanan olahan serta daging merah.

Salad Buah

Salad Buah pixabay

Selain mengatur pola makan, olahraga juga berpengaruh pada kadar kolesterol seseorang. Tidak aktif secara fisik dapat meningkatkan LDL dan menurunkan HDL. Latihan aerobik merupakan salah satu cara mudah untuk membantu tubuh meningkatkan kadar HDL. Selain bermanfaat bagi kardiofaskular, olahraga juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Nah, untuk menurunkan berat badan Dr Gianos merekomendasikan untuk melakukan latihan kardio selama 60 menit/hari. Alternatif olahraga yang dijalani bisa bervariasi seperti jalan cepat, bersepeda, menari, berenang, jogging dan aerobik.

Baca juga:

Hidup Lebih Sehat dengan Menari

Lebih Aman Mana Antara Jalan kaki atau Lari?

Baik Mana Antara Susu Sapi atau Susu Kambing?

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.healthline.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment