Tips Menjaga Keamanan Asupan Makanan pada Ibu Hamil

Hamil

Hamil telegraph.co.uk

Keamanan sumber makanan yang dikonsumsi selama masa kehamilan menjadi salah satu hal yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Setidaknya ada tiga jenis kontaminasi yang wajib diwaspadai semala fase kehamilan. Pertama adalah kontaminan yang berasal dari Toksoplasma, parasit yang ditemukan pada daging yang kurang matang, sayuran yang tidak dicuci ataupun pada kandang kucing yang tidak terjaga kebersihannya. Dengan mengetahui penyebabnya, tentu akan lebih mudah untuk mencegah.

Selanjutnya ada kontaminasi yang disebabkan oleh Listeria, bakteri yang dapat mencemari makanan siap saji atapun susu yang tidak dipasteurisasi. Listeria juga sering ditemukan pada air dan tanah yang telah terkontaminasi. Dalam beberapa kasus, hewan juga dapat menjelma menjadi pembawa listeria. Selain itu bakteri listeria juga dapat ditemukan dalam daging mentah dan sayuran yang ditanam di lahan yang terkontaminasi. Tidak seperti bakteri pada umumnya, Listeria masih dapat tumbuh di dalam almari es.

Salah satu cara mematikan bakteri adalah dengan memasak bahan makanan yang akan dikonsumsi. Namun demikian, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, masih ada kemungkinan bahwa beberapa makanan dalam kemasan ataupun makanan siap saji dapat mengandung bakteri ini. Jadi jika Anda menyukai camilan berupa keju ataupun olahan susu lainnya, pastikan makanan tersebut terbuat dari susu yang telah dipasteurusasi. Bagaimanapun juga mencegah jauh lebih baik mengobati.

Selain itu hal lain yang perlu diperhatikan adalah kandungan logam berat merkuri yang ditemukan dalam beberapa jenis ikan. Dalam lingkungan yang tercemar, ikan yang lebih besar dan lebih tua tentu akan mengandung jumlah logam berat yang lebih banyak pula. Tidak hanya wanita hamil saja yang wajib menghindari makanan dengan merkuri, wanita yang sedang menyusui pun wajib melakukan hal yang sama. Merkuri berpotensi merusak perkembangan sistem syaraf bayi. Beberapa ikan yang berpotensi tinggi merkuri adalah hiu, king mackerel, tile fish dan juga swordfish.

Hindari mengkonsumsi makanan mentah atau makanan setengah matang ya ladies! Pemasakan sempurna perlu dilakukan untuk meminimalisir hadirnya kontaminan pada makanan. Wanita hamil juga wajib mencuci tangan setelah memegang telur ataupun daging mentah lho! Sebelum dimasak, cuci bersih juga telur mentah yang Anda beli.

Hamil

Hamil femininesexualhealth

Selain itu batasi pula konsumsi kafein harian Anda. Satu yang perlu diingat, kafein tidak hanya terdapat pada kopi saja, melainkan juga pada teh ataupun cokelat. Menurut APA, konsumsi harian kafein tidak boleh lebih dari 200mg. Oiya, ibu hamil juga perlu berhati-hati pada madu. Meski kemungkinannya tergolong kecil , tetap ada resiko kontaminasi botulisme atau toksin lain pada madu. Selain berbahaya pada ibu yang sedang hamil dan menyusui, hal ini juga berpotensi membahayakan janin dan anak yang berumur kurang dari 1 tahun.

Baca juga:

Bahan Kimia Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Konstipasi Pada Ibu Hamil

Memenuhi Kebutuhan Kalsium Saat Mengalami Kehamilan dan Laktosa Intoleran

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.healthline.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment