Tips Menghindari Hipertensi Selama Idul Adha

Sate

Sate theuntitledtitle.wordpress

Saat menyebut perayaan Idul Adha atau Idul Kurban, umumnya orang akan ingat dua hal. Musim haji dan makanan lezat berbahan daging merah. Begitulah fakta yang kerap ditemukan di masyarakat luas. Apalagi Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah umat muslim terbesar di dunia. Karena sebagian besar hewan kurban adalah kambing, tak ayal lagi, saat hari raya kurban beragam makanan lezat seperti sate dan gule kambing pun tersaji di atas meja.

Karena stok umumnya berlebih, tidak jarang seseorang akan mengkonsumsi olahan daging kambing dalam jumlah berlebih. Padahal seperti yang telah banyak diketahui, mengkonsumsi daging kambing memiliki efek samping yaitu meningkatkan tekanan darah dan kolesterol dengan cepat. Umumnya tekanan darah yang normal saat istirahat adalah 100-140 mmHg untuk sistolik (atas) dan 60-90 mmHg untuk diastolik (atas).  Seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika terus-menerus memiliki tekanan darah sebesar 140/90 mmHg atau lebih.

Meski kerap ditengarai sebagai penyebab melonjaknya tekanan darah ataupun kolesterol, akan tetapi menurut beberapa penelitian justru kandungan lemak daging kambing lebih rendah dibanding jenis daging lainnya. Dibandingkan dnegan daging sapi dan domba misalnya.  Kandungan lemak rata-rata daging kambing adalah 20%, sedangkan sapi dan domba adalah 25% dan 30%. Sedangkan kadar kolesterol daging kambing pun berada di bawah daging sapi. Kadar kolesterol daging kambing hanya 5-39mg/100g sedangkan sapi mencapai 42-78 mg/100g daging.

Berdasarkan fakta tersebut seharusnya daging kambing memiliki resiko peningkatan tekanan darah dan kolesterol yang lebih rendah. Belum lagi beberapa ahli telah menyarankan untuk mengkonsumsi daging kambing yang masih muda, dimana kadar lemak dan kolesterolnya lebih rendah. Namun demikian, terkadang memakan daging memang bisa meningkatkan tekanan darah, apalagi jika dikonsumsi secara terus-menerus. Salah satu penyebabnya tidak lain terletak pada cara memasaknya. Umumnya untuk citarasa masakan, daging akan diberi bumbu, minyak, tambahan santan, hingga lemak.

Peningkatan tekanan darah terjadi karena energi yang dihasilkan oleh daging kambing tersebut sangatlah tinggi. Konsumsi daging kambing juga dapat melebarkan pembuluh darah, pembuluh darah di jantung dan beberapa organ lain. Karena pelebaran pembuluh ini aliran darah ke organ seksual menjadi meningkat. Hal inilah daging kambing dikenal mampu meningkatkan libido pria.

Rendang

Rendang littlekampungkitchen.blogspot

Untuk meminimalisir resiko terjadinya hipertensi dan kolesterol, hindari makan secara berlebihan atau minum minuman manis. Imbangi pula dengan  konsumsi buah dan sayur yang dapat mengimbangi jumlah kalori yang berlebih seperti mentimun, tomat  atau wortel. Jika Anda mengalami kondisi hipertensi yang cukup parah, sebaiknya ganti daging kambing dengan daging ikan atau ayam. Terakhir jangan lupa olahraga ya!

Baca juga:

Plus Minus Mengkonsumsi Makanan Pedas di Bulan Puasa

Tips Memilih Menu yang Tepat untuk Berbuka Puasa

Waktu Terbaik untuk Olahraga Saat Berpuasa

 Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: kesehatanmuslim.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment