Tips Mengenalkan Puasa Pada Anak

Tidak terasa bulan Ramadhan segera tiba. Saat Ramadhan tiba, umat muslim yang sudah baligh atau dewasa wajib menjalankan ibadah puasa. Karena merupakan salah satu kewajiban, tidak jarang anak-anak kerap diajari untuk dapat melakukan puasa selama sehari penuh. Bagaimana cara mengenalkan puasa pada buah hati? Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan!

Mangajarkan Puasa

Ilustrasi Puasa

Ilustrasi Puasa www.motherchildguide.com

Saat berusia 3 hingga 5 tahun, balita mulai memahami puasa. Saat usia tersebut, anak sudah dapat memahami bahwa puasa berarti tidak makan dan tidak minum selama kurun waktu tertentu. Namun tidak perlu memaksakan balita bahwa sahur harus dilakukan dini hari. Umumnya di usia pra sekolah bayi dapat memahami puasa sesuai dengan kemampuannya.

Ciptakan Suasana Menyenangkan

Salah satu hal terpenting saat mengajari anak berpuasa adalah terciptanya suasana yang menyenangkan saat anak baru pertama kali belajar puasa. Saat mereka merekam suasana positif saat berpuasa, maka Anda dapat semakin mudah untuk memotivasinya untuk berpuasa di tahun depan. Tidak terkecuali dengan berbagai ibadah penunjang lainnya seperti mengaji, sholat tarawih dan sebagainya.

Lakukan Secara Bertahap

Mengajarkan puasa pada anak dapat dilakukan dengan cara bertahap. Misalnya saja saat buah hati Anda baru dapat bertahan puasa hingga pukul 10.00 pagi. Usahakan sebelum pukul 10 sudah tersedia bekal sehingga anak tidak perlu menunggu lama setelah jam berbukanya tiba. Selanjutnya durasi puasa dapat ditambah sesuai dengan kemempuan anak.

Hargai Usahanya

Ilustrasi Buka Puasa

Ilustrasi Buka Puasa pixabay

Mungkin Anda akan menemukan anak ingin berpuasa sehari penuh. Tetapi ternyata ia makan di siang hari. Saat mengetahui hal ini, usahakan untuk tidak mengejek sehingga tidak mematahkan semangat si kecil untuk menjalankan puasa di hari berikutnya.

Berikan Reward

Untuk menambah semangat si kecil, Anda dapat memberikan hadiah jika si kecil berhasil menjalankan ibadah puasa. Hadiah yang dipilih pun dapat beranekan ragam, mulai dari menyediakan menu buka favorit hingga benda yang diinginkan. Namun seiring dnegan perkembangan si kecil, Anda dapat menanamkan makna dan tujuan puasa yang sesungguhnya.

Perhatikan Kesehatannya

Bagaimanapun juga kesehatan si kecil tidak dapat dikesampingkan. Karena itu jangan lupa untuk senantiasa memantau kesehatan si kecil saat sedang belajar berpuasa. Misalnya saja saat mengeluh lapar, jangan dipaksakan untuk berpuasa. Dengan penanganan yang tepat, nantinya buah hati dapat memperbaiki pola puasa sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Baca juga:

Tips Memilih Menu yang Tepat untuk Berbuka Puasa

Plus Minus Mengkonsumsi Makanan Pedas di Bulan Puasa

Waktu Terbaik untuk Olahraga Saat Berpuasa

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.ayahbunda.co.id

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment