Tips Membeli Makanan Berfortifikasi

Selai Kacang

Selai Kacang downeastfood

Fortifikasi merupakan penambahan zat gizi pada makanan atau bahan makanan sehingga mampu menambah gizi suatu makanan tanpa merubah rasa atau tampilannya. Ada berbagai nutrisi yang kerap ditambahkan dalam makanan ataupun minuman dalam kemasan. Tentu saja nutrien yang ditambahkan tersebut akan disesuaikan dengan bahan pangan yang ada. Berikut beberapa tips yang perlu diketahui agar manfaat makanan berfortifikasi dapat bekerja secara maksimal.

Hal pertama yang perlu diketahui sebelum membeli makanan berfortifikasi adalah mengetahui pengetahuan bahwasanya penambahan nutrien pada makanan atau bahan makanan tentu tidak dapat menggantikan makanan yang menjadi sumber nutrisi suatu nutrien tertentu. Makanan diperkaya asam lemak omega 3 misalnya. Dalam dua sendok makan selai kacang yang diperkaya dengan nutrisi dapat memberikan 32 mg asam lemak omega 3. Berbeda halnya dengan kandungan 3 ons salmon yang menampung lebih dari 1000 mg asam lemak omega 3.  Bisa dilihat perbandingannya bukan?

Kedua, usahakan selalu menyesuaikan kebutuhan nutrien dengan pilihan makanan Anda. Misalnya saja konsumsi harian zat besi yang disarankan adalah sebesar 18 mg. Tentu kebutuhan zat besi pada orang sehat, sakit atau sedang hamil berada pada kisaran yang berbeda-beda. Untuk lebih detailnya Anda dapat berkonsultasi dengan pihak medis yang dipercaya.

Ilustrasi Kebutuhan Nutrisi

Ilustrasi Kebutuhan Nutrisi drwilley.com

Dengan mengetahui batasan aman konsumsi harian suatu nutrien Anda tidak akan terjebak pada iklan suatu produk makanan. Apalagi yang menawarkan kandungan gizi yang berlebihan. Pendapat serupa juga dinyatakan oleh Hope Barkoukis, PhD, RD. Seorang associate professor of nutrition di Case Western Reserve University juga menyarankan untuk melewatkan saja makanan yang mengandung nutrien yang melebihi batas aman konsumsi harian.

Selanjutnya jika tubuh sedang membutuhkan beberapa nutrien tertentu, pastikan Anda mengetahui jenis makanan yang berpotensi mengurangi penyerapan nutrisi yang bersangkutan. Konsumsi kacang misalnya. Meski terdengar sepele, namun senyawa asam fitat yang terdapat dalam kacang ternyata dapat mengurangi penyerapan zat besi sebesar 50%. Jika hal ini terjadi saat Anda sedang anemia, tentu konsumsi sumber makanan berfortifikasi zat besi tidak akan memberi efek yang maksimal. Bagaimana dnegan pengalaman Anda?

Baca juga:

Daftar Makanan yang Cocok Dikonsumsi Saat Sakit

Manfaat Kaldu Tulang Bagi Kesehatan

Tips Menjadi Bahagia dengan Yoghurt Rasa Vanila

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama

Sumber: www.fitnessmagazine.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment