Tips Membangun Rumah Sehat Menurut  Feng Shui

| Posted : 24 Nov 2014 | Tips Sehat No comments
dari www.desaindenahrumah.com

dari www.desaindenahrumah.com

Dalam membangun sebuah hunian Anda tentunya akan memperhatikan banyak hal. Termasuk diantaranya ialah lahan, posisi bangunan rumah dengan jalan, material pendukung, desain interior, dan lain-lain. Apabila Anda terpaksa membangun rumah di lokasi tusuk sate, salah satu alasan yang sering dipakai untuk menjelaskan bahwa posisi tusuk sate itu jelek adalah karena rumah tusuk sate beresiko tertabrak kendaraan yang sedang melaju kencang karena pengemudinya tidak sempat menginjak rem. Selain itu, tinggal di rumah tusuk sate disebut-sebut tidak nyaman karena selalu terkena sorotan lampu mobil, dan lain-lain. Hal ini agak bertolak belakang dengan kenyataan, bahwa jika mobil hendak mendekati pertigaan dan membelok, pengemudi justru akan memperlambat laju kendaraannya. Dengan demikian, kemungkinan menabrak rumah yang berada di posisi tusuk sate menjadi relatif lebih kecil.

Penjelasan Feng Shui untuk pengaruh buruk rumah tusuk sate ialah hanya berkaitan dengan pergerakan energi.  Ada beberapa hal yang harus diperhatikan bila rumah Anda terkena efek tusuk sate ialah jalan yang semakin lurus semakin berbahaya. Sebaliknya jalan yang semakin lebar apalagi terdapat taman pada pemisah jalan, maka efek tusuk sate akan semakin kecil. Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat membuat pagar solid yang kokoh, apabila area yang terkena efek tusuk sate cocok untuk penempatan air berdasarkan penghitungan Feng Shui, maka Anda dapat membuat kolam untuk mengatasinya.

dari blog.propertykita.com

dari blog.propertykita.com

Selanjutnya, dalam mengatur ruang makan di rumah perlu diperhatikan. Anda disarankan untuk membuat ketinggian lantai ruang makan sama dengan ruang-ruang lainnya agar aliran Qi lebih leluasa. Kaidah arsitektur pun dianjurkan adanya perbedan antara titik ketinggian lantai ruang makan dengan lantai lainnya, terutama dapur, karena akan sangat merepotkan Anda jika hendak menyajikan masakan dari dapur ke ruang makan—sembari membawa makanan di piring—Anda harus memperhatikan elevasi lantai supaya tidak jatuh atau tersandung.

dari binggor.com

dari binggor.com

Dalam mengatur tempat tidur pun, Feng Shui memiliki saran yang baik, yakni sebaiknya posisi tidur Anda menghadap jalan karena arah rumah Anda memiliki energi prima.  Selanjutnya, disarankan agar Anda membuat pintu kamar saling berhadapan agar kusen pintu tidak saling membentuk poison arrow, yaitu panah beracun yang menjadi pemicu efek negatif. Pintu kamar boleh berhadapan asalkan arah-arah pintu itu sesuai bagi penghuninya. Dengan kata lain, pintu-pintu itu harus mendapatkan bintang hadap yang bagus sehingga penghuni mendapatkan efek positif.

Untuk desain dapur secara khusus di bagian penggorengan, Feng Shui juga memberikan saran. Salah satu prinsip Feng Shui untuk dapur adalah dapur harus berada di tempat dengan komposisi energi yang bagus. Kompor harus menghadap ke arah yang bagus. Inilah yang seharusnya diperhatikan, bukan arah ayunan penggorengan yang menjadi patokan dalam mengatur dapur.

Dari jabaran singkat di atas, Anda pasti sudah bisa mempertimbangkan bagaimana posisi bangunan Anda sebaiknya dibangun. Tak hanya permukaan luarnya, tapi dari setiap sudutnya juga perlu mendapatkan perhatian. Tak ada salahnya juga untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli feng shui di Indonesia lho! Supaya hunian Anda dapat memberikan kenyamanan dan menjadi tempat Anda dapat menjaga kesehatan sekeluarga. Selamat mencoba!

Artikel terkait

Awas! Ancaman demam berdarah

Manfaat ruang terbuka hijau untuk kesehatan

Bahaya lemak trans dalam gorengan

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber:  Teh, Sidhi Wiguna. 2007. Feng Sui & Arsitektur Catur Matra. Jakarta: Gramedia

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment