Resiko Menjemur Pakaian di Dalam Rumah

Menjemur Pakaian

Menjemur Pakaian www.homethingspast.com

Ada satu masalah klasik yang kerap terjadi saat musim hujan tiba. Apalagi kalau bukan masalah pakaian. Karena hujan bisa terjadi kapan saja, ada sebagian orang yang mengantisipasinya dengan menjemur pakaian di dalam rumah. Meski terkesan sepele, namun hal ini bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan. Berikut informasi selengkapnya!

Meski diusahakan diperas sekering mungkin, namun pakaian yang baru dicuci tetap berada pada kondisi basah. Saat menjemur pakaian di dalam rumah, secara otomatis akan meningkatkan kelembapan udara rumah hingga 30%. Nah ruangan yang lembab dapat mendukung perkembangbiakan bakteri dan juga spora jamur.

Kondisi yang demikian bisa berpotensi mengganggu kesehatan Anda, utamanya bagi mereka yang seperti timbulnya asma atau beberapa alergi lainnya. Beberapa jenis jamur yang dapat tumbuh di lingkungan yang lembab adalah Aspergillus fumigatus. Jamur Aspergillus diketahui dapat mengganggu tenggorokan, menyebabkan sinus, hingga membahayakan paru-patu ataupun menyebabkan terjadinya batuk darah.

Saat kekebalan tubuh seseorang sedang baik, mungkin kondisi lembab tidak akan menjadi pemicu suatu masalah kesehatan. Lain ceritanya jika hal ini terjadi pada orang dnegan riwayat penyakit asma atau seseorang dengan kekebalan tubuh yang lemah. Pada penderita asma, kondisi ini dapat menyebabkan batuk-batuk. Sedangkan pada orang dengan sistem imun lemah seperti penderita AIDS, orang dengan penyakit autoimun atau pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi, tingginya Aspergillus fumigatus dapat menyebabkan terjadinya kondisi aspergillosisoo paru.

Menjemur Pakaian

Menjemur Pakaian docs.lifestyleclotheslines.com.au

Selain Aspergillus fumigatus, kondisi lembab juga cocok sebagai media tumbuh Stachybotrys chartarum. Jamur jenis ini dikenal sebagai jamur beracun. Jika spora beracun pada Stachybotrys terhirup oleh manusia dapat menyebabkan infeksi. Sama halnya dengan infeksi akibat Aspergilus, infeksi akibat Stachybotrys utamanya akan menyerang orang dengan tingkat kekebalan tubuh yang rendah.

Jamur beracun ini dapat menyebabkan menyebabkan reaksi alergi, utamnya pada penderita asma. Hal ini dapat terjadi karena sistem kekebalan tubuh akan bereaksi terhadap spora beracun ketika berada di dalam saluran napas dan sinus. Gejala infeksi jamur antara lain batuk, mata lelah, iritasi tenggorokan, iritasi kulit, sakit kepala ataupun mual. Nah, bagaimana dengan kebiasaan menjemur Anda?

Baca juga:

Cara Benar Mencuci Pakaian Olahraga

Perlukah Mencuci Pakaian Baru Anda?

Trik Mencegah Malaria Saat Liburan

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.tribunnews.com, health.liputan6.com, klikdokter.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment