Rahasia Panjang Umur Penduduk di Berbagai Negara

| Posted : 25 Sep 2015 | Berita Sehat, Tips Sehat No comments
Lansia

Lansia news.nationalgeographic

Sebuah penelitian yang dipublikasikan Lancet yang dilakukan selama 23 tahun dengan mencakup 188 negara menyebutkan bahwa harapan hidup di tahun 1990 hingga 1996 mengalami peningkatan. Sebaliknya, bidang kesehatan dan kualitas hidup mengalami penurunan. Harapan hidup yang besar erat kaitannya dengan kawasan yang dikenal dengan sebutan blue zone. Berikut paparan selengkapnya!

Dari penelitian ini diketahui bahwa Jepang, Singapura, Andorra dan Islandia merupakan beberapa negara yang memiliki peringkat harapan hidup yang tinggi.  Dari 10 peringkat teratas, hanya ada dua negara yaitu Jepang dan Italia yang memiliki kota yang dijuluki dengan sebutan “blue zones” oleh National Geographic project yang mulai dilakukan pada tahun 2008. Blue zones sebuah proyek yang dilakukan untuk mempelajari daerah di dunia yang penduduknya berusia lebih panjang dari usia penduduk daerah lainnya. Usia yang panjang tersebut juga terintegrasi dengan kesehatan dan kualitas hidup yang baik.

Berbeda dengan yang terjadi di Amerika. Menurut studi yang dilakukan Lancet, kebanyakan dari mereka menghabiskan waktu perawatan selama adalah bertahun-tahun di rumah sakit. Di Amerika Serikat sendiri beberapa penyakit seperti penyakit jantung, chronic obstructive pulmonary disease, kanker paru-paru, diabetes, nyeri punggung dan leher serta kondisi depresi ditengarai menjadi penyebab utama kondisi tersebut. Satu yang perlu dijadikan catatan, berbagai penyakit tersebut sejatinya merupakan penyakit yang dapat dicegah.

Menariknya lagi ternyata negara yang memiliki harapan hidup yang menonjol, kesehatan yang unggul serta kualitas kehidupan yang secara keseluruhan lebih baik dikarenakan mereka selalu aktif beraktivitas fisik dan makan makanan segar. Aktif bergerak dapat dilakukan dengan mengusahakan berjalan kaki di berbagai kesempatan ataupun ketika sedang bepergian, menghabiskan waktu untuk berkebun, menjadi relawan di komunitas hingga merawat anggota keluarga, baik yang masih muda atupun yang sudah tua.

Lansia

Lansia npr.org

Berbagai hal tersebut terlihat kontras dengan kehidupan di Amerika. Mulai dari pekerjaan yang “menetap” atau tidak aktif, terjadinya isolasi sosial, terjadi kesenjangan ekonomi serta stres kronik yang tergolong tinggi sepanjang waktu yang dikombinasikan dengan pola makan yang cenderung kurang begitu baik, seperti mengkonsumsi makanan tinggi kalori, rendah nutrisi ataupun gemar menikmati processed foods. Ditambah lagi dengan kebiasaan dan kemudahan berkendara hampir berbagai tempat tujuan atau bahkan cenderung memilih untuk tidak bepergian kemana-mana karena berbagai kebutuhan dapat diselesaikan dengan mudah melalui smartphone. Bahkan 24 jam sekalipun. Bagaimana dengan kebiasaan harian Anda?

Baca juga:

Trik Agar Salad Buah Anda Terlihat Lebih Menarik

Cara Memanggang Makanan yang Lebih Sehat

Kadar Aman Konsumsi Garam

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.foxnews.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment