Penyebab Terjadinya Kentut Secara Terus-menerus

Kentut

Kentut oowomaniya

Meski merupakan hal yang wajar, namun kentut tetap memiliki sensasi tersendiri. Apalagi jika rasa ingin kentut itu datang tatkala Anda sedang berada di presentasi ataupun diskusi dengan klien. Belum lagi jika gas yang dibuang memiliki aroma yang kurang menyenangkan. Selain memalukan, tentu saja kentut dapat mengurangi rasa percaya diri saat presentasi ataupun diskusi.

Namun demikian, pada dasarnya buang angin merupakan proses tubuh yang normal. Gas dalam kentut berasal dari dalam saluran pencernaan yang bisa diakibatkan karena beragam aktivitas. Salah satunya karena makan terlalu banyak. Seperti yang diketahui bersama, perut memiliki rongga udara, apabila perut terlalu penuh maka udara akan terdesak keluar.

Gas yang ada dalam kentut memang perlu dikeluarkan. Bagaimanapun juga gas ini perlu dikeluarkan dari tubuh. Kalau tidak dibuang gas tersebut dapat membuat tubuh tidak nyaman karena kembung. Dalam sehari, seseorang dapat kentut sebanyak 13 hingga 21 kali lho! Frekuensi ini termasuk normal. Ada kentut yang mengeluarkan gas sedikit, ada pula yang mengeluarkan cukup banyak gas.

Namun demikian, terkadang frekuensi kentut seseorang bisa bertambah dari hari-hari normal, seperti ketika seseorang mengkonsumsi minuman bersoda. Tak hanya itu kondisi stres juga dapat memicu terjadinya kentut secara terus-menerus. Bagaimanapun juga stres dapat memperlambat kinerja usus dan menyebabkan aliran darah pada saluran pencernaan menjadi lebih sedikit. Kedua hal ini dapat mengakibatkan terjadinya kondisi perut kembung. Karena hal inilah frekuensi buang angin dapat terjadi lebih banyak dari hari normal.

Selain itu ada beberapa makanan seperti brokoli, apel, alpukat dan apel dapat membuat perut menjadi kembung sehingga memicu lebih banyak kentut. Orang yang intoleran terhadap laktosa juga dapat mengalami hal yang sama ketika mengkonsumsi susu dan produk turunannya seperti yoghurt ataupun keju. Oiya, ada pula beberapa makanan yang dapat membuat kentut menjadi lebih bau. Salah satunya disebabkan karena beberapa makanan mengandung sulfur seperti telur, keju, kol, dan kacang. Meski merupakan proses normal dalam tubuh, ada beberapa masalah kesehatan serius dengan gejala berupa kentut, seperti sindrom usus iritable ataupun infeksi saluran cerna.

Bau

Bau odorxout-ottawa

Baca juga:

Mengenal Restless Legs Syndrome

Tips Mengurangi Rasa Sakit Saat Melakukan Waxing

Seberapa Bersihkah Kolam Renang Favorit Anda?

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: klikdokter.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment