Penyebab Stress dan Cara Mengatasinya

Bagian penting dari mengelola stress Anda adalah mengetahui apa yang menyebabkan stress. Respon stress Anda dapat mengambil bentuk yang berbeda terkait dengan perubahan tubuh, emosi, dan perilaku. Meskipun ketiganya terlihat sepele, namun ketiganya amat memengaruhi situasi emosi Anda hingga stress. Begitulah menurut penuturan para ahli.

stress

stress pixabay

Sistim fisiologis Anda termasuk salah satu faktor pemicu stress yang masuk kategori tingkat tinggi. Dalam kondisi stress tubuh Anda juga akan merespon. Tanda-tanda seseorang mengalami stress diantaranya bernafas lebih cepat dari biasanya, tangannya berkeringat atau lembab, dan ada pula yang berkeringat berlebihan.

Efek domino biokimia yang terjadi pada tubuh Anda kemudian menyebabkan perubahan luar biasa lainnya pada tubuh Anda. Diantaranya kecepatan denyut jantung Anda dan tekanan darah Anda meningkat. Anda menjadi bernafas lebih cepat, lubang hidung Anda terasa suar. Kondisi ini menyebabkan pasokan udara di dalam paru-paru menumpuk dan dapat menyebabkan masalah pernafasan.

Selanjutnya, pencernaan Anda pun dapat melambat dikarenakan oleh stress. Tidak hanya itu, masih ada lagi, diantaranya darah Anda menjadi lebih banyak terdistribusi ke otak daripada ke organ internal lainnya. Pada tahap ini, Anda merasa siap untuk malakukan apa saja sebab Anda merasa lebih kuat dari sebelumnya. Padahal, otot tubuh Anda sedang tegang, dan bisa terjadi pembekuan darah dalam waktu cepat.

stres kegemukan

stres kegemukan mirror res

Hati Anda mengubah glikogen menjadi glukosa. Asam lemak bebas yang seharusnya tersedia sebagai bahan bakar berubah menjadi energi dalam waktu cepat, sehingga ada kemungkinan Anda akan cepat lelah atau merasa lapar. Singkatnya, ketika Anda mengalami stress, seluruh tubuh Anda mengalami serangkaian peningkatakan kegiatan secara dramatis. Perubahan fisiologis yang dramatis seperti ini dapat mengancam jiwa Anda.

Dapat menghadapi stress dengan cara alami merupakan langkah terbaik untuk menjaga daya tahan hidup Anda. Agar Anda mendapatkan hidup yang nyaman dan bebas dari stress ubah perilaku Anda. Bila biasanya Anda mudah terbawa perasaan, mulai sekarang tak perlu lagi ada perasaan seperti itu.  Perasaan cemas, marah, sedih, rasa bersalah, frustasi, putus asa, takut, kewalahan, dan lain sebagainya merupakan reaksi emosional yang dapat meningkatkan resiko stress pada diri Anda.

Emosi yang berlebihan dapat mengakibatkan respon yang tidak pantas. Bijak dalam menarik diri, menghindari, menghadapi, dan menyerah terhadap masalah merupakan jalan yang paling tepat untuk mengelola emosi Anda. Tubuh dan pikiran akan bereaksi pada sikap tenang. Tubuh dan pikiran dapat cepat pulih dan kembali ke keadaan santai ketika Anda mampu mengorganisir pikiran dengan sikap tenang dan optimis.

Baca juga info sehat lainnya mengenai masalah mental seperti:

5 cara meningkatkan kesehatan fisik dan mental anak-anak

Beberapa hal yang bermanfaat untuk kesehatan mental

Manfaat meditasi untuk kesehatan otak dan mental

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.dummies.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment