Mie dan Nasi, Dua Kombinasi Karbohidrat Yang Perlu Diwaspadai

pietr-story.blogspot.com

pietr-story.blogspot.com

Bagi penggemar sarapan instan, mungkin kombinasi makanan yang satu ini pernah atau bahkan masih sering Anda santap, nasi dengan lauk seporsi mie instan, baik itu mie goreng ataupun mie rebus. Iya apa iya? Kalau masih iya itu artinya Anda tidak boleh beranjak dari sini sebelum menyimak artikel menarik berikut ini.

Mungkin ada yang merasa belum kenyang jika hanya menyantap seporsi mie instan tanpa diberi tambahan berupa nasi putih. Ya, menu ini merupakan salah satu hidangan yang familiar bagi anak kos. Selain murah meriah dan tidak memerlukan waktu lama untuk mempersiapkannya, menyantap nasi dengan mie akan terasa sangat mengenyangkan. Namun dibalik fenomena ini terdapat satu hal yang tak kasat mata yang cukup membahayakan. Hal yang dimaksud tidak lain adalah kandungan karbohidrat dari kombinasi dua makanan yang sangat familiar ini.

Seperti yang banyak diketahui, nasi dan mie merupakan salah satu bahan pangan yang mengandung nilai karbohidrat dalam jumlah yang cukup besar. Bagaimana tidak, menurut sebuah sumber, mengkonsumsi nasi putih dan mie instan akan menghasilkan sekitar 750 kalori. Mengapa demikian? Karena setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh akan mengalami proses pencernaan dalam sebuah sistem tertentu yang dikenal dengan nama sistem pencernaan.  Ya, semua makanan yang masuk ke tubuh pada akhirnya akan dipecah menjadi gula yang akan digunakan oleh tubuh dalam beragam aktivitas, salah satunya untuk sumber energi.

culinaryrizkianto.wordpress.co

culinaryrizkianto.wordpress.co

Proses pencernaan makanan menjadi gula akan melibatkan hormon insulin, sebuah hormon yang dihasilkan oleh pankreas. Semakin tinggi nilai kalori sebuah makanan akan diikuti dengan kebutuhan insulin yang semain tinggi pula. Jika makanan overload kalori secara otomatis pankreas harus menghasilkan insulin dalam jumlah yang banyak pula bukan? Hal ini akan berpengaruh negatif pada tubuh karena dapat mengakibatkan pankreas menjadi kelelahan. Jika kinerja pankreas buruk atau mengalami kerusakan maka dapat menimbulkan terganggunya proses pembuatan insulin itu sendiri. Proses ketidakmampuan tubuh dalam menghasilkan insulin sesuai dengan kebutuhan akan menimbulkan efek yang dikenal dengan pentakit diabetes atau kencing manis. Sebuah kondisi dimana tubuh tidak bisa memecah makanan menjadi gula yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sel dalam tubuh.

Bahaya mengkonsumsi nasi berlauk mie tak hanya sampai di sini saja, apalagi jika tidak diimbangi dengan olahraga yang cukup. Ya, jika hal ini terus dilakukan maka dapat memicu timbulnya obesitas. Apalagi jika ukuran perut mencapai lebih dari setengah tinggi badan. Hal ini dapat memicu berbagai penyakit, salah satunya diabetes melitus itu sendiri. Jadi meski terlihat sederhana dan biasa saja, sebaiknya Anda mengurangi kebiasan mengkonsumsi nasi berlauk mie. Mengkonsumsi dua bahan pangan ini dalam satu waktu juga tidak dapat memenuhi nilai kandungan gizi yang disarankan untuk dikonsumsi setiap harinya. Apalagi yang menyukai penambahan bakwan dan kerupuk dalam aktivitas makannya. Tahu kenapa bukan? Be healty ya!

Jangan lewatkan pula artikel menarik lainnya seperti makanan kaya ptrotein bagi vegetarian, tips agar buah yang dikonsumsi tidak hilang nutrisinya serta gaya makanan yang dapat mengusir jerawat.

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: http://drozindonesiatranstv.blogspot.com/

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment