Mengenal Siklus Tidur Anak

Tidur

Tidur huffingtonpost

Semua orang memerlukan tidur yang cukup, begitu pula dengan anak-anak. Secara garis besar, orang tidur terbagi dalam dua fase yaitu tidur ringan dan tidur nyenyak. Orang yang tidur ringan lebih mudah dibangunkan dibandingkan saat tidur nyenyak. Seorang bayi yang baru lahir memiliki jadwal tidur yang tidak teratur. Bayi yang baru lahir memerlukan waktu tidur cukup panjang, sekitar 10,5 hingga 18 jam sehari. Bahkan ada yang tetap aktif kala malam tiba. Irama tidur bayi mulai terlihat di usia tiga hingga enam bulan. Di usia ini bayi dapat mengenal pola tidur siang selama dua hingga tiga jam. Ada kemungkinan mereka akan bangun di malam hari.

Perlu diketahui bahwasanya ada jenis bayi yang terlihat mengantuk namun belum mampu untuk tidur secara sendiri. Bayi pada kelompok ini memerlukan bantuan orang tua untuk kembali tidur. Salah satu tips mudah yang dapat dilakukan terkait hal ini adalah mengembangkan jadwal tidur anak secara rutin. Selain itu, dari waktu ke waktu latihlah anak untuk dapat tidur dengan mandiri. Sehingga ketika ia terbangun di malam hari, ia mampu untuk tidur kembali dengan sendirinya.

Umumnya balita memerlukan waktu tidur sekitar 11-14 jam setiap harinya. Dan ketika usia buah hati menginjak bulan ke-18, biasanya jam tidur akan berkurang 1 hingga 3 jam setiap harinya. Jika si kecl mengalami masalah tidur saat malam hari, mungkin Anda harus mengecek kembali jadwal tidur siang. Hindari waktu tidur siang terlalu mepet dengan jadwal tidur malam. Saat usia prasekolah (3-5 tahun), Anda dapat memperkenalkan anak dengan security object seperti selimut ataupun kelambu yang anak melindungi tidur mereka.

Selanjutnya anak pada usia 6 hingga 9 tahun umumnya memerlukan waktu tidur selama 10 hingga 11 jam.  Mulai usia ini, Anda dapat menghilangkan secara perlahan kebiasaan tidur siang. Kenapa? Karena di usia ini umumnya anak akan memasuki tahapan sekolah dasar. Umumnya sekolah dasar memiliki jam operasional hingga siang hari. Jika anak tidur siang di setelah makan siang, tentunya hal ini kurang baik untuk kesehatan pencernaan.

Tidur

Tidur huffingtonpost

Terlebih jika anak tidur di atas jam 14.00, jam ini tentu sangat dekat dengan jam tidur malam. Alangkah lebih baik jika anak tidur lebih awal atau sekitar pukul 19.30. Selain keesokan harinya anak dapat bangun lebih awal, dengan tidak tidur siang anak dapat lebih cepat untuk tidur. Tetap perhatikan siklus tidur anak ya! Bagaimanapun mendapatkan tidur malam yang berkualitas sangat penting untuk berfikir, belajar serta berkonsentrasi saat berada di lingkungan sekolah. Oiya, perlu diketahui bahwa mulai usia 10 tahun, jam tidur anak akan mengalami pengurangan menjadi sekitar 9 1/2 jam saja.

Baca juga:

Pengenalan Kebersihan untuk Anak-anak

Penyebab Konstipasi pada Anak

Parfum Anak, Baikkah untuk si Kecil?

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: raisingchildren.net.au dan sleepfoundation.org

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment