Mengenal Nocturia, si Penganggu Tidur Malam Anda

Ilustrasi Nuctoria

Ilustrasi Nuctoria askdoctork

Tidur nyenyak semalaman tanpa terganggu rasa ingin buang air kecil merupakan dambaan banyak orang. Namun demikian, nocturia merupakan hal yang kerap dialami oleh sebagian orang. Nocturia merupakan sebutan untuk kondisi berkemih atau buang air kecil dua kali atau lebih di malam hari. Penelitian dalam The Journal of Urology menyatakan bahwa nocturia lebih sering terjadi pada wanita. Dalam penelitian ini juga menemukan bahwa lebih dari 44% wanita berusia 20 hingga 40 bangun untuk buang air kecil, setidaknya sekali dalam semalam. Selain itu, lebih dari 18% setidaknya melakukan buang air kecil dua kali dalam waktu semalam.

Namun demikian perlu diketahui bahwa sesuatu yang umum terjadi itu tidak berarti normal. Begitulah kata Lauren Streicher, M.D, associate professor of obstetrics and gynecology dari Northwestern University’s Feinberg School of Medicine yang sekaligus menjadi author dari Sex Rx. Selain super menjengkelkan, hal ini dapat mengganggu kualitas tidur Anda. Buang air kecil di malam hari juga dapat menjadi gejala dari sebuah masalah kesehatan.

Ilustrasi Nuctoria

Ilustrasi Nuctoria huffingtonpost

Salah satu yang kerap mengalami buang air kecil di malam hari adalah orang yang baru saja menderita diabetes, orang yang mengalami penyakit jantung ataupun orang dengan diabetes gestational. Namun demikian perlu dipahami jika kondisi anatomi saluran kemih juga berpengaruh. Adanya perubahan pada anatomi saluran kemih seperti prolapsed uterus, infeksi saluran kemih hingga penyakit tentunya juga akan berpengaruh pada kondisi nocturia. Namun untuk kasus interstitial cystitis, inflamasi yang terjadi pada lapisan kandung kemih juga dapat menyebabkan sering buang air kecil dengan rasa yang menyakitkan. Jika mengalami hal yang demikian, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter.

Salah satu cara untuk menjaga vagina tetap sehat adalah dengan memperkuat otot-otot dasar panggul. Hal ini kan berkontribusi baik unuk mengendalikan serta mengosongkan kandung kemih ketika sedang terisi penuh. Benjamin Brucker, MD, asisten profesor urologi dan kebidanan dan ginekologi di NYU Langone Medical Center mencatat bahwa terapi fisik seperti kegel yang ditujukan untuk memperkuat otot-otot dasar panggul dapat meringankan penderita nocturia. Semoga bermanfaat ladies!

Baca juga:

Cara Mudah Untuk Mendapatkan Kualitas Tidur yang Lebih Baik

Efek Dari Kurang Tidur

Alasan Mengapa Mulut Berliur Saat Tidur

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: womenshealthmag.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment