Mengenal Melanoma, Jenis Kanker Kulit yang Berbahaya

Melanoma

Melanoma melanoma-fund.co.uk

Melanoma merupakan salah satu jenis kanker yang berbahaya. Meski awalnya penyakit ini menyerang kulit, namun melanoma dapat menyebar ke organ tubuh lainnya. Kemunculan atau perubahan yang terjadi pada tahi lalat dapat menjadi salah satu gejala umum timbulnya melanoma. Tahi lalat ataupun perubahannya bisa muncul pada beberapa anggota tubuh seperti punggung, tangan, kaki atau bahkan wajah sekalipun.

Dalam dunia medis, membedakan tahi lalat normal dengan melanoma dilakukan dengan metode ABCDE. Metode ini merupakan singkatan dari asymetrical, border, colour, diameter dan enlargment atau evolution. Jika tahi lalat biasa berbentuk bulat atau oval, melanoma memiliki bentuk yang tidak beraturan. Ciri lain melanoma adalah memiliki pinggiran (border) yang tidak rata dan kasar. Tidak seperti tahi lalat normal yang umumnya terbentuk dalam satu warna saja, melanoma dapat terbentuk lebih dari satu warna.

Diameter tahi lalat normal pun terbilang cukup kecil yaitu dibawah 6 mm, sedangkan tahi lalat yang terserang melanoma dapat melebihi ukuran tahi lalat normal. Selain itu tahi lalat yang mengalami pembesaran berupa perubahan bentuk dan ukuran dapat berubah menjadi melanoma. Tidak hanya itu, tahi lalat yang terserang melanoma juga dapat terasa gatal ataupun mengalami pendarahan. Jadi jangan sepelekan perubahan pada tahi lalat Anda. Jika mengalaminya segera konsultasikan dengan dokter yang dipercaya.

Melanoma

Melanoma dermatology

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya melanoma. Salah satunya adalah riwayat kesehatan keluarga. Selain itu memiliki banyak tahi lalat ataupun bintik-bintik pada kulit juga dapat menjadi faktor pencetus yang patut diwaspadai. Mempunyai kulit pucat yang mudah terbakar atau memiliki rambut merah ataupun pirang juga dapat meningkatkan resiko terjadinya melanoma lho! Tetap waspada ya!

Jika melanoma sudah terdiagnosis sejak masih di tahap awal, biasanya dapat disembuhkan dengan jalan operasi. Pengobatan yang dilakukan tentu akan disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda. Jika melanoma berhasil dideteksi pada fase yang lebih akut, akan dilakukan perawatan untuk memperlambat penyebaran dan mengurangi gejala yang ditimbulkan. Salah satu cara yang umum dijalani pada fase ini adalah kemoterapi.

Jika seseorang pernah mengalami melanoma maka resiko kemunculan akan melanoma tetaplah ada. Semakin gawat kasusnya, maka resiko kemunculannya juga akan semakin tinggi. Bagaimanapun pengobatan yang dilakukan, tindakan pencegahan tetap menjadi solusi yang paling menarik bukan? Meski kemunculannya tidak selalu dapat untuk dicegah, namun ada satu cara untuk mencegah timbulnya melanoma.  Cara yang dimaksud tidak lain dengan menghindarkan kulit dari paparan langsung sinar ultraviolet (UV). Penggunaan tabir surya, pakaian dan topi untuk melindungi kulit salah satunya.

Baca juga:

Benarkah Tidur Telanjang itu Lebih Sehat?

Amankah Kebiasaan Menggeretakkan Jemari?

Resiko Mengkonsumsi Susu Mentah

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.alodokter.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment