Manfaat Menarik Buah Jengkol

Jengkol

Jengkol www.sobatcantik.com

Bagi sebagian orang jengkol merupakan salah satu bahan makanan yang paling dihindari. Meski lezat dan cocok dimasak semur hingga rendang, namun bau yang ditimbulkan jengkol tidak kalah nendangnya. Dibalik bau jengkol, ternyata makanna yang satu ini menawarkan banyak manfaat lho! Mulai dari mencegah anemia hingga membantu penyembuhan kanker! Berikut informasi selengkapnya!

Sejatinya jengkol menawarkan kandungan gizi yang cukup tinggi. Dalam 100 gram jengkol ternyata memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, sekitar 23,3 gram. Seperti yang diketahui bersama, protein merupakan sumber gizi  yang digunakan untuk memperbaiki dan mengganti sel-sel yang rusak di dalam tubuh. Protein juga berfungsi untuk membantu pembentukan otot. Itulah mengapa proten menjadi bahan makanan yang penting bagi para olahragawan yang ingin membentuk otot tubuh mereka.

Tidak hanya kaya akan protein, ternyata jengkol juga kkaya akan berbagai vitamin. Dalam 100 gram jengkol terdapat sekitar 658 mg vitamin A dan 80 mg vitamin C. Vitamin A baik untuk kesehatan mata, sedangkan vitamin C dapat berperan sebagai antioksidan yang akan membantu menangkal radikal bebas. Jengkol juga mengandung sejumlah vitamin B1 dan B2 yang vermanfaat untuk menjaga metabolisme tubuh dan dapat merangsang nafsu makan.

Dengan kandungan gizi yang ada dalam jengkol, maknan mungil ini dapat bermanfaat mencegah anemia. Anemia merupakan merupakan kondisi kekurangan sel darah merah yang ditandai dengan wajah pucat, kondisi cepat lelah ataupun sering pusing. Perlu diketahui bahwasanya dalam 100 gram jengkol terdapat sekitar 4,7 gram zat besi. Karena kandungan zat besinya inilah jengkol dipercaya dapat mencegah serta memulihkan kondisi anemia.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Science Food Agriculture 2011 ternyata kandungan tanin dalam jengkol ditengarai senyawa mampu meredakan gejala wasir dan diare. Selain itu menurut sebuah penelitian lain yang dilakukan di University Sains Malaysia menemukan bahwa jengkol memiliki kandungan serat yang tinggi. Tidak hanya itu, jengkol juga mengandung antijamur dan miroba yang mampu menghambat virus Epstein-Barr (EBV) yang tidak lain merupakan penyebab tumor in-vitro. Jengkol juga mengandung saponin P. racemosum yang dapat dapat menghambat toksisitas terhadap sel kanker ovarium.

Jengkol

Jengkol jurnaltransformasiku.wordpress.com

Meski menawarkan beragam manfaat, namun hindari mengkonsumsi jengkol secara berlebihan. Ini tidak lain karena jengkol juga mengandung  sakit dan hematuria. amino-asam djenkolic  (S, S’-methylenebiscysteine) yang dapat membentuk kristal tajam di saluran kemih, menyebabkan rasa sakit dan hematuria. Selain itu methylenebiscysteine juga tidak bisa dicerna tubuh. Dalam kadar yang tinggi, konsumsi jengkol dapat menyebabkan keracunan pada hati, jantung dan pankreas dengan gejala awal berupa pusing dan muntah.

Baca juga:

Manfaat Cokelat yang Belum Banyak Diketahui

Tips Menjadi Bahagia dengan Yoghurt Rasa Vanila

Daftar Makanan yang Dapat Membuat Awet Muda

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama

Sumber: meetdoctor.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment