Makanan Berlemak yang Dapat Membantu Anda Menurunkan Berat Badan

Daging Sapi

Daging Sapi americangrassfedbeef

Dalam dunia perkulineraan, makanan berlemak umumnya lebih menggunggah selera. Selain aromanya yang oke punya, rasa yang ditawarkan pun tak kalah hebatnya. Sayangnya makanan berlemak kerap diidentikkan dengan makanan yang kurang menyehatkan. Salah satu penyebabnya tidak lain ada pada cara memasaknya.

Sebaliknya, jika dimasak secara benar, selain dapat menjadi pemadam kepalapan, lemak sehat juga dapat meningkatkan kesehatan jantung hingga mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari. Menariknya lagi, ternyata ada makanan berlemak dapat membantu menurunkan berat badan. Berikut beberapa diantaranya!

Contoh pertama adalah daging sapi pemakan rumput atau grass fed beef. Meski dipatok dengan  harga yang lebih mahal, namun manfaat daging ini tentu menarik perhatian. Sebuah studi di Nutrition Journal menemukan bahwa daging yang terdapat pada sapi pemakan rumput mengandung lebih banyak omega 3 fatty acids. Nutrien yang dikenal dapat mengurangi resiko timbulnya penyakit jantung.

Oiya, jika dibandingkan dengan daging konvensional, daging sapi juga menawarkan kalori yang lebih sedikit. Dalam 7 ons yang lemaknya telah dihilangkan mengandung 386kalori dan 16 gram lemak. Berbeda dengan grass fed strip steak. Dalam berat yang sama, daging ini menawarkan 234 kalori dan 5 gram lemak saja. Bisa dihitung berapa kalori selisihnya bukan?

Selain itu ada makanan favorit jutaan umat. Apalagi kalau buka dark chocolate. Sebuah penelitian baru menemukan fakta bahwa orang yang mengkonsumsi 3,5 ons dark chocolate dua jam sebelum makan akan mengambil kalori 17% lebih sedikit saat makan. Hal ini dibandingkan pada orang yang mengkonsumsi milk chocolate.

Para peneliti mempercayai bahwa hal ini tidak lepas dari kandungan cocoa butter murni yang terdapat pada dark chocolate  yang membutuhkan waktu lebih lama dalam saluran pencernaan. Berbeda dengan kandungan  cocoa butter yang terdapat pada milk chocolate. Kandungan cocoa butter di milk chocolate tidak lepas dari penambahan butter fat (lemak mentega)dan yang lainnya. Hasilnya tentu  milk chocolate lebih cepat dicerna oleh tubuh. Rasa lapar pun akan datang lebih cepat.

Selai Almond

Selai Almond superlife

Selanjutnya ada almond butter. Meski memiliki kandungan lemak tinggi, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa almond dapat membantu menurunkan berat badan. Bagaimana bisa? Studi dari International Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders berhasil membandingkan hasil dua kelompok orang yang melakukan diet selama 6 bulan. Kelompok pertama  mengikuti diet rendah lemak (18% lemak) dan yang lainnya mengikuti diet moderat lemak (39% lemak), lengkap dengan ekstra lemak dari almond.

Sepanjang penelitian, kedua kelompok diberikan makanan dengan jumlah kalori yang sama. Hasil penelitian ini cukup mengejutkan. Kelompok kedua dapat mengurangi berat badan lebih dari kelompok pertama. Selain itu, kelompok kedua juga mengalami penurunan lingkar pinggang 50% lebih banyak dibandingkan dengan kelompok pertama. Bagaimana bisa? Ternyata almond mengandung senyawa yang membatasi jumlah lemak yang diserap tubuh. Hal ini menyebabkan beberapa makanan tidak terlewat begitu saja tanpa dicerna. Horray!

Baca juga:

Sehat dengan Makanan Tinggi Serat

Trik Agar Salad Buah Anda Terlihat Lebih Menarik

Rahasia Makan Sehat di Luar Rumah

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.womenshealthmag.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment