Kenali Masalah Sindrom Carpal Tunnel Syndrome

Carpal Tunnel Syndrome atau disingkat CTS, merupakan sensasi mengalami rasa kesemutan, mati rasa, atau nyeri yang biasa terjadi pada pergelangan tangan dan jari. Bagian yang sering mengalami sindrom ialah jempol, jari tengah, dan telunjuk.

carpal-tunnel coalcreept

carpal-tunnel coalcreept

Carpal Tunnel merupakan jalur pergelangan tangan yang mengandung banyak saraf median dan sembilan tendon. Saraf dan tendon ini berguna untuk pergerakan jari-jari. Saraf median akan memberikan sensasi perasa pada telapak ibu jari, telunjuk, jari tengah, dan setengah di bagian jari manis. Saraf median juga berperan dalam pemberian tenaga pada otot untuk menjepit dan mencubit dengan menggunakna ibu jari dan ujung-ujung jari lainnya.

CTS terjadi apabila bagian saraf, tendon, atau keduanya mengalami tekanan. Saat saraf terhimpit atau terjepit, berefek mati rasa, sensai kesemutan, dan kadang-kadang muncul pula rasa sakit dibagian-bagian yang terhubung dengan saraf tersebut.

CTS lebih banyak ditemukan pada wanita daripada pria. Ada sejumlah faktor yang berpengaruh terhadap kondisi ini seperti penyakit keturunan, kehamilan, obesitas atau cedera. Juga, disebabkan oleh gerakan berulang dalam jangka panjang, seperti penggunaan jangka panjang dari mouse dan keyboard serta alat-alat tangan bergetar. Bila Anda pernah mengalami cedera pada pergelangan tangan, melakukan pekerjaan berat seperti mengetik tanpa henti, dan mengalami masalah medis lain seperti diabetes, Anda pun bisa dengan mudahnya terserang CTS.

Air Es

Air Es pixabay

Selain dari berbagai perawatan yang digunakan untuk meringankan CTS, seperti obat anti-inflamasi non-steroid dan es kompres untuk meringankan rasa sakit dan mengurangi pembengkakan. Anda bisa melakukan latihan geraka tangan sederhana yang secara signifikan dapat meningkatkan kekuatan saraf dan tendon di dalam lengan Anda, lambat laun latihan ini dapat memperbaiki kondisi Anda.

Bila ada gejala seperti yang sudah disebutkan di atas terjadi secara berulang, segera lakukan tes fisik dan tes darah. Biasanya, sejumlah tes lain juga akan dilakukan seperti elektromiografi, studi konduksi saraf, dan pencitraan x-ray.

Perlakuan medis diperlukan bila gejala yang muncul terjadi berkali-kali dan menggangu kehidupan sehari-hari Anda. Kebanyakan CTS tidak memerlukan tindakan medis sebab bisa pulih dengan sendirinya. Khusus untuk wanita hamil, tidak akan mengalami CTS dalam waktu tiga bulan pasca melahirkan.

Baca juga informasi sehat lain seperti:

Pilates:menjaga kesehatan tulang belakang

Cara alami untuk mencegah dan mengatasi sakit kepala

Gaya kerja modern bisa meningkatkan resiko terserang penyakit berbahaya

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

 

Sumber: www.healthyfoodteam.com

 

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment