Jangan Lupa Cek Label Pada Makanan yang Anda Beli

photo from www.nbcnews.com

photo from www.nbcnews.com

Jika sedang belanja bahan makan bulanan, coba untuk cek label pada belakang bungkus makanan. Lihat apa yang dikandung dari makanan yang akan Anda beli, cek berapa kalori, lemak jenuh, protein dan kandungan yang lainnya. Dengan kata lain, Anda mencoba untuk memperhatikan kesehatan Anda dan keluarga Anda. Simak beberapa tips di bawah ini untuk lebih jelasnya.

  1. Perhatikan nama pangan olahan
    Nama pangan olahan terdiri dari nama jenis dan nama dagang. Nama dagang adalah tanda berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan peredaran pangan.
  2. Berat bersih atau isi bersih
    Berat bersih atau isi bersih adalah pernyataan pada label yang memberikan keterangan mengenai kuantitias atau jumlah pangan olahan yang terdapat di dalam kemasan.
  3. Nama dan alamat produsen atau distributor
    Untuk pangan olahan dalam negeri, terdapat nama dan alamat produsen pangan olahan di wilayah Indonesia. Untuk pangan olahan dari luar negeri, tercantum nama dan alamat pihak produsen di luar negeri serta nama distributor/importir.
  4. Daftar bahan yang digunakan atau komposisi
    Keterangan komposisi atau daftar bahan yang digunakan dalam kegiatan atau proses produksi pangan dicantumkan pada label secara lengkap dan berurutan mulai dari jumlah terbanyak.
  5. Nomor pendaftaran pangan
    Nomor pendaftaran yang dikeluarkan Badan POM RI yaitu: BPOM RI MD (pangan olahan yang diproduksi di dalam negeri) dan BPOM RI ML (pangan olahan dari luar negeri). Nomor pendaftarannya terdiri atas 12 digit angka. Sementara jika izin diberikan dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota nomor pendaftaran berupa P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga).
  6. Keterangan kadaluarsa
    Ini merupakan batas akhir suatu pangan olahan dijamin mutunya sepanjang penyimpanannya mengikuti petunjuk yang diberikan produsen. Keterangan kadaluarsa dicantumkan pada label dengan didahului tulisan Baik digunakan sebelum.
  7. Kode produksi
    Ini adalah kode yang dapat memberikan penjelasan tentang riwayat proses produksi pangan olahan yang diproduksi pada kondisi dan waktu yang sama. Kode produksi dapat disertai dengan atau berupa tanggal produksi (tanggal, bulan, tahun).

    photo from www.foxbusiness.com

    photo from www.foxbusiness.com

Baca artikel lainnya:

10 Makanan Penyebab Kanker

Lima Perubahan Gaya Hidup untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa Alasan untuk Menghindari Diet Soda

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: dreamersradio.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment