Hindari Penyebab Sembelit Sebelum Melilit

| Posted : 07 May 2015 | Berita Sehat, Tips Sehat No comments
sembelit

sembelit blisstree

Sembelit atau konstipasi merupakan sebuah kondisi yang kerap dialami oleh sebagian orang. seseorang dikatakan mengalami konstipasi jika feses menjadi keras dan sulit untuk dikeluarkan. Namun demikian perlu diketahui bahwasanya waktu buang air besar (BAB) setiap orang berbeda-beda. Dalam kondisi normal sekalipun ada orang yang BAB 2 hingga 3 kali sehari. Namun ada pula yang mengalami rutinitas BAB hanya 2 hingga 3 kali seminggu. Semua tergantung pada kinerja usus masing-masing orang.

Sembelit dapat disebabkan oleh beragam hal. Salah satu penyebab yang paling umum dikarenakan tidak mengkonsumsi cukup serat. Serat merupakan bagian tanaman yang tidak dapat dicerna oleh usus. Selain membantu kinerja pencernaan, serat merupakan salah satu bagian penting dari feses. British Nutrition Foundation menganjurkan konsumsi serat per hari sebanyak 18 gram. Beberapa makanan kaya serat yang dapat Anda konsumsi antara lain buah, sayuran, sereal dan juga roti gandum. Pilih saja yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Apalagi di negara tropis seperti di Indonesia menawarkan puluhan buah musiman ramah di kantong.

Untuk menghindari konstipasi Anda juga wajib mengkonsumsi cukup air. Kombinasi konsumsi serat dan air yang cukup akan menghasilkan feses yang bertekstur lembut sehingga mudah untuk dikeluarkan oleh tubuh. Karena kondisi fisik setiap orang berbeda, maka kebutuhan akan konsumsi serat dan air putih pun juga berbeda-beda. Oleh karena itulah untuk menghindari konstipasi, sebagian orang membutuhkan serat dan atau cairan yang lebih banyak daripada kebutuhan rata-rata tubuh.

Ada pula beberapa obat pelangsing khusus yang ternyata rendah serat. Konsumsi obat jenis ini juga dapat menyebabkan terjadinya kondisi sembelit. Tak hanya itu, beberapa jenis obat juga memiliki efek sampingan berupa timbulnya kondisi konstipasi. Salah satunya adalah obat penghilang rasa sakit seperti obat dengan co-codomol atau obat penghilang rasa sakit yang sangat kuat seperti morfin. Selain itu beberapa antasida, beberapa antidepressant (termasuk amitriptyline) dan iron tablets juga memiliki efek serupa. Jika diperlukan, Anda dapat pula menanyakan efek samping obat pada resep yang ditulis oleh dokter kepercayaan Anda.

Konstipasi

Konstipasi lifehack

Selain itu beberapa kondisi medis juga dapat menimbulkan konstipasi. Beberapa kondisi tersebut antara lain tiroid kurang aktif, sindrom iritasi usus besar, beberapa gangguan usus hingga kondisi yang menyebabkan penurunan aktivitas yang utamanya terjadi pada orang tua. Selain itu fase kehamilan pada wanita juga dapat menyebabkan konstipasi. Kondisi ini terjadi sekitar 1 dari 5 wanita hamil. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang dapat memperlambat gerakan usus. Bagaimana dengan kondisi pencernaan Anda?

Baca juga:

Penyakit Bisa Dideteksi dari Kotoran

Kenali Gejala dan Penyebab Terjadinya Wasir

Enam Makanan yang Baik untuk Sistem Pencernaan

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.patient.co.uk

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment