Gizi yang Dikandung dari Beras Merah

photo from www.makananbayi.org

photo from www.makananbayi.org

Pernahkah Anda memakan beras merah? Bukankah rasanya lebih “seret” di tenggorokkan? Jangan berfikir macam-macam, namun hal ini sebabkan oleh serat yang terkandung dari beras merah lebih banyak dari beras yang biasa Anda makan, beras putih. Selain harganya lebih mahal, gizi yang dikandung juga lebih banyak beras merah dari pada beras putih. Warna merah yang dihasilkan berasal dari zat warna alami anosianin, yaitu zat yang juga terdapat di bagian lain tanaman.

Bulir beras terdiri dari beberapa lapisan, lapisan luar disebut epikarp, lalu perikarp mengandung lapisan kulit ari yaitu aleuron, biji beras (endosperm) dan lembaga atau mata beras. Kulit ari banyak mengandung asam lemak esensial, serat, vitamin, dan mineral, endosperm tempat dari pati dan protein beras. Beras merah umumnya merupakan beras tumbuk yang dipisahkan bagian sekam atau kulit berasnya saja. Proses ini hanya sedikit merusak kandungan gizi beras, sedangkan beras putih umumnya digiling sehingga kulit ari lepas dari inti beras yang membuat beras menjadi sarat gizi.

Segelas nasi beras merah mengandung asam lemak alfa-linolenat, zat besi, vitamin B kompleks dan vitamin A. Kandungan serat yang tinggi akan mempercepat masa tinggal sisa makanan dalam usus, sehingga menurunkan risiko kanker usus. Terlebih beras merah juga kaya selenium, yang dapat mengurangi risiko kanker ini. mengonsumsi minimal 6 porsi beras merah per minggu sangat baik untuk wanita pasca-menopause yang punya problem kolesterol, tekanan, darah tinggi, dan gejala penyakit jantung.

Bagi Anda yang baru akan mengonsumsi beras merah, coba campur dengan beras putih sehingga menjadi selang-seling. Karena hasilnya lebih lunak dan pulen setelah ditanak. Namun jangan terlalu banyak mencampur dengan beras putih, karena beras merah akan menjadi putih kekuningan, tentu saja akan kehilangan 67% vitamin B3, 80% vitamin B1, 90% vitamin B6, 60% zat besi, 50% mineral mangan dan fosfor, serta kehilangan semua serat dan lemak esensialnya. Agar tak kehilangan banyak gizi dari kandungan beras merah dan mendapatkan kepulenan agar tak “seret” gunakan air sekitar 1,5 kali lipat dari memasak beras putih.

photo from manfaatberasmerah.wordpress.com

photo from manfaatberasmerah.wordpress.com

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: pesona.co.id

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment