Durasi Tidur Mempengaruhi Kesehatan Jantung

Tidur

Tidur calibermag

Bukan isapan jempol belaka ketika cukup istrirahat senantiasa didengungkan sebagai salah satu tips untuk menjaga pola hidup yang sehat. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa orang sehat yang memiliki jam tidur terlalu banyak, terlalu sedikit atau tidak memiliki kualitas tidur yang baik lebih mungkin terkena kondisi arteri kaku ataupun terjadinya deposit kalsium di dinding arteri  utama. Berikut penjelasan selengkapnya!

Pertama ada satu fakta yang perlu Anda ketahui terkait kalsium koroner. Kondisi kalsium koroner berkembang jauh  sebelum gejala serangan jantung terjadi. Tak hanya itu, ternyata jumlah kalsium di coronary arteries dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan penyakit jantung di kemudian hari. Jadi jika kondisi arteri kaku ataupun terjadinya deposit kalsium di dinding arteri utama ditemukan pada Anda, hal ini bukan merupakan pertanda yang baik bagi kesehatan jantung Anda.

Normalnya orang memerlukan waktu tidur selama tujuh jam per hari. Orang yang kekurangan jam istirahat cenderung berpotensi meningkatkan terjadinya tanda-tanda penyakit jantung di kemudian hari. Penelitian sebelumnya telah berhasil menghubungkan antara kekurangan tidur dengan kesehatan jantung yang buruk. Penelitian lanjutan yang dilakukan kali ini tergolong lebih maju yaitu mencari prekusor penyakit jantung pada orang fisik luarnya tampak sehat.

Penelitian yang berfokus pada pengaruh kualitas tidur sebagai faktor resiko yang berpotensi mengundang terjadinya penyakit jantung ini melibatkan lebih dari 47.000 orang. Selain mengisi kuisioner mereka juga diwajibkan untuk mengkur kekuatan arteri dan mendeteksi lesi arteri yang disebabkan karena kondisi deposit kalsium. Selama pennelitian berlangsung, durasi dan kualitas tidur dipantau secara terus-menerus. Meski menemukan hubungan antara kurang waktu istirahat dengan potensi terjadinya penyakit jantung, namun hal ini tidak membuktikan adanya hubungan sebab akibat diantara keduanya.

Ada beberapa hasil temuan dalam penelitian yang menarik untuk diketahui. Pertama, dibandingkan dengan orang yang memiliki jam tidur normal yaitu 7 jam per hari, orang yang setiap harinya tidur 5 jam atau kurang memiliki 50% kalsium di dalam arterinya. Selanjutnya dilaporkan bahwa mereka yang memiliki kualitas tidur buruk memiliki 20% kalsium yang lebih banyak dibandingkan dengan orang memiliki kualitas tidur baik. Meski awalnya terkesan sepele, namun penelitian terkait durasi serta kualitas tidur ini tentu semakin menguatkan akan dampak penting istirahat bagi kesehatan tubuh, utamanya bagi kesehatan jantung seseorang.

Meski demikian, dokter belum mengetahui secra persis durasi sitirahat terbaik untuk melindungi jantung dari berbagai penyakit. Yang jelas, selama tidur terjadi perubahan metabolik, pelepasan hormon, body repair hingga brain refreshment yang bermanfaat bagi tubuh. Berbagai proses inilah yang mempengaruhi tekanan darah, kadar gula darah hingga berbagai faktor lain yang dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung.

Ilustrasi Tidur

Ilustrasi Tidur esmmweighless

Untuk meningkatkan kualitas tidur Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini. Pertama adalah menjaga pola tidur yang baik. Hal ini dapat dilakukan dengan mengatur jam tidur yang baik seperti datang ke tempat tidur di jam yang sama, meredupkan cahaya lampu hingga menghindari paparan media elektronik sebelum tidur. Sudah baikkah kualitas tidur Anda?

Baca juga:

Tidur Siang Ternyata Membantu Fungsi Jantung Lho!

Benarkah Tidur Telanjang itu Lebih Sehat?

Menguak Fakta Tentang Tidur di Lantai

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.webmd.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment