Diet Unik yang Terbukti Manjur

Snack

Snack pixabay

Dalam benak banyak orang aturan diet akan mengikuti pola lama yaitu mengurangi makan dan memperbanyak aktivitas. Namun selain melakukan cara lama tersebut, kini beberapa aktivitas unik ini ternyata terbukti mampu mendukung diet yang tengah dilakukan. Apa saja kiranya? Berikut beberapa diantaranya!

Pertama Anda dapat mengkonsumsi snack sebelum makan besar. Meski terdengar berlawanan dari konsep lama diet yaitu mengurangi asupan makanan, namun serangkaian studi dari Pennsylvania State University menemukan bahwa menikmati apel atau sup kaldu sebelum makan besar di restoran dapat mengurangi asupan kalori hingga 20%. Meski tidak terlalu tampak signifikan, namun bayangkan total kalori yang bisa dikurangi jika makan di restoran rata-rata menyajikan 1.128 kalori. See?

Jika Anda menyukai menikmati pasta, konsumsilah pasta setelah Anda menyimpannya dalam kulkas. Meski terdengar aneh, namun penurunan sehu pada pasta akan merubah struktur kimia pasta yang dikenal dengan istilah “resistant starch”. Atau mudahnya pati berada dalam kondisi resisten. Meski terdengar sepele namun menurut sebuah studi dalam jurnal Nutrition & Metabolism menyebutkan bahwa kondisi “resistant starch” ini dapat mempromosikan dalam proses okasidasi lemak.

Selain itu ada fakta unik lagi dari hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Academy of Nutrition and Dietetics menemukan bahwa mengunyah makanan lebih banyak dapat memungkinkan untuk membantu program diet Anda. Memperlambat kecepatan mengunyah dapat memungkinkan sinyal otak mendeteksi kenyang lebih cepat dari biasanya. Dengan demikian porsi makan yang dikonsumsi setiap kali makan dapat lebih sedikit dari biasanya.

Hanya makan karbohidrat saja di malam hari menjadi trik diet unik lainnya yang ternyata didukung oleh hasil penelitian. Penelitian yang dilakukan selama 6 bulan di Hebrew University ini melibatkan 100 orang obesitas. Peserta dalam peneloitian ini dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengkonsumsi karbohidrat sepanjang dan kelompok lainnya hanya makan karbohidrat di malam hari. Hasilnya sungguh mencengangkan. Selain merasa lebih kenyang sepanjang hari, kelompok kedua ternyata juga mengalami penurunan berat badan serta kehilangan 36% lebih banyak lemak dalam tubuhnya. Menarik ya?

Membayar Cash

Membayar Cash pixabay

Selanjutnya adalah membeli produk makanan dengan uang cash. Studi yang dilakukan Cornell University menyebutkan bahwa dengan membayar tunai saat berbelanja dapat membuat seseorang cenderung memilih makanan yang sehat. Meski terkesan sepele, namun studi ini mengkaji data ribuan siswa dari kelas 1 hingga kelas 12.

Dalam studi yang melibatkan 2.314 siswa ini ternyata 42% siswa yang membeli makanan dengan cara cash lebih memilih makanan sehat seperti buah, sayur serta cenderung membeli permen dalam jumlah yang lebih sedikit. Lain halnya dengan siswa yang membeli dengan kartu debit. Dalam kelompok ini hanya 31% saja siswa yang memilih untuk mengambil makanan bergizi. Ternyata hal ini tidak hanya terjadi pada siswa saja. Hasil serupa ditunjukkan pada pula pada orang dewasa. Pernahkah Anda mengalami hal serupa?

Baca juga:

Makan Siang Agar Tidak Mudah Gemuk

Mengapa Selalu Lapar Setelah Sarapan

Tips Menjadi Bahagia dengan Yoghurt Rasa Vanila

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama

Sumber: www.eatthis.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment