Dampak Stress pada Ibu Hamil

Untuk para perempuan yang bekerja keras di kantor, harap berhati-hati dengan manajemen emosi Anda. Tanpa pengelolaan manajemen yang baik, Anda bisa mengalami stress. Tahukah Anda, ternyata stress bisa mempengaruhi fungsi setiap sistem di dalam tubuh?

hamil

hamil hamilplus

Anda mungkin tidak pernah menduganya. Sebuah temuan terbaru mengungkap bahwa 22 persen dari pekerja mengalami stress kerja dan mereka terancam terserang stroke. Dari 140 ribu peserta, 22 persen diantaranya adalah perempuan.

Risiko besar ini bisa terjadi pada perempuan karena perempuan juga memiliki faktor lain yang tidak dimiliki oleh laki-laki. Salah satu contohnya ialah, perempuan dapat hamil. Apabila perempuan yang sedang hamil tetap bekerja dan mengalami stress karena tuntutan kerja tidak berkurang maka bisa berdampak buruk tak hanya pada si ibu melainkan juga bisa berakibat fatal pada jabang bayi.

Penelitian terbaru meneliti sebanyak 2.900 ibu. Para peneliti diminta untuk mengisi kuesioner tentang stress ketika dalam masa kehamilaan. Usai kehamilan para peserta rata-rata baru 18-34 minggu. Waktu di mana sang ibu juga belum mendapatkan ijin cuti untuk istirahat selama hamil. Saat masih hamil muda, banyak calon ibu ini yang tetap bekerja, baik itu mengajar, mengetik di kantor, memimpin rapat, dan lain sebagainya.

Bertahun-tahun kemudian, oleh penelitian yang sama, ketika bayi-bayi sudah berubah dan berumur antara 10, 14, dan 17 tahun, mereka diuji perkembangan motoriknya. Pengujian dilakukan dengan cara melihat kekuatan tangan, jarak melompat, dan keterampilan motorik halus.

Hamil

Hamil thestorkmagazine

Para peneliti, setelah melakukan pengujian memperoleh kesimpulan bahwa anak-anak yang lahir dari seorang ibu yang pernah mengalami stress, meskipun periodik, selama kehamilan memiliki skor terendah dalam perkembangan motoriknya. Frekuensi stress yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak ini, tidak hanya stres dalam tingkat tinggi saja, melainkan juga stress yang rendah. Dengan demikian, baik stress tinggi maupun rendah, tetap dapat mempengaruhi kondisi perkembangan anak-anak hingga mereka dewasa nanti.

Ada satu cara agar Anda tidak menurunkan sistem motorik yang buruk pada anak Anda. Cara tersebut adalah dengan memanajemen hal-hal yang kira-kira bisa menyebabkan Anda stress. Anda sebaiknya mengajukan cuti sejak usia kehamilan masih muda, bila tidak diijinkan, sebaiknya Anda mengambil porsi kerja yang lebih sedikit dari sebelumnya. Hindari lembur dan berpikir keras. Ambil jatah kerja yang tidak terlalu banyak menguras tenaga, baik pikiran maupun fisik. Anda juga tidak boleh melewatkan makan makanan sehat, baik saat sarapan, makan siang, maupun makan malam. Dengan Anda mampu memenajemen kondisi Anda, baik asupan gizi maupun lingkungan kerja, mudah-mudahan sistem dalam tubuh Anda tetap bekerja dengan baik sehingga memberikan potensi yang baik pula pada keturunan Anda. selamat menjaga kesehatan!

Baca juga informasi sehat lainnya terkait stress berikut ini:

Penyebab stress dan cara mengatasinya

Cara menghilangkan stress di kala sibuk

Aktifitas sederhana yang bisa menyelamatkan hidup

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.timesofindia.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment