Cara Tepat Menanggulangi Sensasi Pedas di Mulut

Makanan Pedas

Makanan Pedas pixabay

Makanan pedas merupakan satu jenis makanan yang disukai khalayak ramai. Terlebih lagi Indonesia dikenal memiliki beragam jenis kuliner pedas, mulai dari rendang, keripik pedas hingga aneka jenis sambal unik khas nusantara. Salah satu hal yang kerap dilakukan saat mengkonsumsi makanan pedas adalah minum minuman dingin. Meski terlihat sepele, ternyata pilihan ini kurang tepat untuk meredakan efek kepedasan lho.  Berikut ulasannya!

Bagi sebagain orang, makanan pedas itu enaknya dikonsumsi dengan minuman dingin. Umumnya usai menyantap makanan pedas tubuh akan merespon dengan gejala berupa lidah terasa panas, hidung berair yang tidak jarang diikuti dengan keluarnya air mata. Berbagai gejala tersebut merupakan reaksi alami pada tubuh. Selanjutnya secara reflek kita akan berusaha meredakan gejala tersebut dengan minum air.

Untuk meredakan gejala kepedasan, umumnya orang akan memilih untuk mengkonsumsi minuman dingin, entah itu teh, jeruk, jus ataupun minuman bersoda. Yang penting dingin. Banyak yang berfikiran bahwa sensasi pedas dapat dihilangkan dengan membombardir lidah menggunakan sesuatu yang dingin. Meski terdengar sepele, ternyata pilihan tersebut tidaklah benar.

Pertama, rasa pedas yang ditimbulkan pada makanan umumnya berasal dari cabai. Bahan kimia yang terdapat pada cabai adalah capsaicin. Bahan kimia ini akan mengikat reseptor nyeri di mulut yang dikenal dnegan nama TRPV1. Reseptor inilah yang akan mengirimkan impuls ke otak dan akan memberi sensasi terbakar dari makanan pedas.

Susu

Susu pixabay

Lalu bagaimana cara yang efektif untuk mengatasi efek pedas ini? Hasil studi menunjukkan bahwa capsaicin merupakan molekul non polar. Dengan demikian molekul non polar hanya akan larut dengan molekul non polar lainnya. Dan seperti yang telah diketahui bersama bahwasanya air masuk dalam molekul polar. Hal inilah yang menyebabkan air tidak efektif untuk mengusir rasa pedas di mulut.

Terkait hal ini susu dianggap sebagai bahan yang efektif untuk meringankan efek pedas yang ada di mulut Anda. Selain merupakan molekul polar yang alami, susu memiliki zat kasein yang dapat menarik capsaicin sehingga mampu meringankan gejala kepedasan Anda. Pernah mencobanya?

Baca juga:

Makanan Pedas dan Testosteron

Plus Minus Mengkonsumsi Makanan Pedas di Bulan Puasa

Daftar Makanan Terburuk untuk Dikonsumsi Saat Malam Hari

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama

Sumber: www.boldsky.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment