Cara Menjaga Keseimbangan Berat Badan Bayi

Ibu dan Bayi

Ibu dan Bayi pixabay

Seiring dengan perkembangan informasi, kini tidak semua orang tua lebih bangga memiliki buah hati yang gemuk. Banyak pula orang tua yang sudah menilai kesehatan secara bijak. Bukan sekedar dilihat dari berat badan yang dimiliki. Lalu bagaimana Anda mengetahui si kecil masuk dalam kategori kegemukan atau tidak? Simak informasinya berikut ini!

Pertama tentu saja memantau berat bayi sejak dalam kandungan. Seperti yang telah banyak dketahui, berat badan berlebih selama kehamilan dapat meningkatkan berat bayi saat lahir nanti. Penelitian menemukan bahwa peningkatan berat badan bayi saat lahir akan berpengaruh pada meningkatnya resiko terjadinya kelebihan berat badan saat anak-anak ataupun obesitas saat dewasa nanti. Karena itulah saat cek kehamilan, berat badan ibu merupakan salah satu parameter yang senantiasa diukur.

Selanjutnya Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kepercayaan untuk memantau perkembangan bayi melalui paramater panjang dan berat badan di masa pertumbuhan. Misalnya saja menghitung body mass indeks (BMI) pada saat memasuki masa menyusuhi. Menariknya, beberapa penelitian menyebutkan bahwa menyusui mengurangi resiko bayi terkena obesitas. Jadi jangan lewatkan untuk memberikan air susu ibu secara eksklusif selama masa menyusuhi ini. Selain menawarkan beragam manfaat bagi bayi, hal ini juga memberi manfaat bagi ibu.

Jika masa MPASI atau makanan pendamping air susu ibu telah tiba, batasilah konsumsi gula pada anak Anda. Tidak terkecuali minuman manis seperti jus. Apalagi saat masa pengenalan makanan padat telah datang. Jangan lewatkan untuk memperkenalkan makanan padat yang berasal dari sayur ataupun buah segar. Tentu saja pemberiannya harus disesuaikan dengan umur buah hati.

Bayi

Bayi pixabay

Oiya, saat bayi Anda menangis, cobalah untuk mengetahui penyebab menangisnya. Apakah itu lapar atau bukan. Anda juga dapat mengira-ira dari jam makan buah hati. Jika dirasa masih kenyang maka cobalah untuk menenangkannya terlebih dahulu. Lingkungan yang tenang dan sentuhan yang lembut bisa jadi merupakan hal yang dibutuhkan bayi Anda.

Terakhir batasilah penggunaan media. American Academy of Pediatrics melarang penggunaan media pada bayi berumur kurang dari 2 tahun. Semakin banyak acara televisi yang dilihat buah hati Anda, semakin besar pula resiko kelebihan berat badan yang dapat terjadi. Lebih lanjutnya, Anda dapat berkonsultasi pada dokter yang dipercaya. Bagaimana dengan buah hati Anda?

Baca juga:

Salah Posisi Tidur Pada Bayi Bisa Berujung Kematian

Mata Juling Pada Bayi, Normalkah?

Cara Bayi Menilai Seseorang

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.mayoclinic.org

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment