Bahaya yang Mengintai Saat Membeli Antibiotik Tanpa Resep Dokter

Ilustrasi Antibiotik

Ilustrasi Antibiotik pixabay

Bagi sebagian masyarakat luas, tentu antibiotik bukan merupakan hal baru lagi. Namun tidak semua orang memiliki pengetahuan yang benar terkait hal ini. Karena itulah terdapat bahaya yang mengintai jika pasien membeli antibiotik sendiri tanpa resep dokter. Berikut penjelasan selengkapnya!

Ada dua jenis kuman yang sering menyebabkan seseorang jatuh sakit. Yang pertama adalah bakteri, dan yang kedua adalah virus. Berbeda dengan bakteri yang dapat dimusnahkan dengan bakteri, antibiotik tidak dapat melawan virus. Bakteri merupakan makhluk hidup bersel satu yang sebenarnya terdapat di sekitar kita dan jumlahnya pun sangat banyak, melampau jumlah sel manusia. Meski demikian, sebagian besar bakteri tidaklah menyebabkan penyakit bagi manusia. Misalnya saja bakteri Lactobacillus yang hidup dalam usus. Namun demikian ada pula bakteri yang menyebabkan penyakit.

Salah satu zat yang dapat memusnahkan bakteri adalah antibiotik. Karena itulah perlu dimengerti bahwasanya antibiotik berbeda dengan obat biasa. Obat-obatan merupakan komponen bahan kimia yang telah dibuat dan digunakan dengan tujuan menyembuhkan, mengurangi tanda dan gejala penyakit bahkan memiliki kemampuan sebagai pencegah penyakit. Sedangkan antibiotik merupakan obat yang mampu membunuh bakteri penyebab infeksi.

Antibiotik ini akan bekerja langsung membunuh bakteri atau mencegah bakteri bakteri memperbanyak diri. Dengan demikian infeksi bakteri pada tubuh dapat diatasi. Karena itulah dokter baru akan meresepkan antibiotik jika hasil pemeriksaan ditemukan tanda dan gejala infeksi bakteri. Sayangnya tidak jarang orangtua yang meminta secara khusus kepada dokter untuk meresepkan antibiotik pada resep obat yang akan ditukar.

Ilustrasi Antibiotic

Ilustrasi Antibiotic www.lovefood.com

Padahal bakteri sendiri tidak mudah dibunuh dengan antibiotik. Belum lagi tidak semua penyakit dan infeksi yang terjadi disebabkan oleh bakteri. Terkait dengan hal ini, pemberian antibiotik secara terus-menerus secara tidak tepat ternyata dapat menyebabkan resistensi terhadap bakteri. Dalam hal ini ketidaktepatan pemberian antibiotik dapat berupa dosis dan lama pemberian. Karena itulah hindari membeli antibiotik sendiri saat anak sedang sakit, apalagi jika dilakukan tanpa resep dari dokter.

Respon seseorang terhadap konsumsi antibiotik dapat dilihat dalam jangka waktu tertentu. Oiya, pemberian antibiotik harus sesuai dnegan resep yang diberikan oleh dokter. Bahkan jika anak telah tampak sehat sekalipun, pemberian antibiotik tetap harus dihabiskan. Selain itu jangan sekali-kali memberikan antibiotik mengikuti cara yang pernah diberikan dokter, bahkan ketika anak memperlihatkan gejala penyakit yang sama dengan penyakit terdahulu. Usahakan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terkait pemberian antibiotik.

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: idai.or.id

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment