Bahaya Mengkonsumsi Kerang Secara Berlebihan

Kerang

Kerang rezkiraksi.wordpress.com

Bagi para penikmat olahan sea food, kerang merupakan salah satu masakan laut andalan. Selain harganya yang bersahabat, kerang ini dapat diolah menjadi aneka masakan istimewa. Keberadaan kerang yang melimpah membuat makanan ini mudah ditemui di berbagai resto yang menyediakan aneka makanan laut. Tidak hanya itu, kandungan gizi kerang terbilang menarik. Kerang dikenal sebagai bahan makanan yang rendah kalori namun kaya akan protein.

Dalam 300 g kerang mengandung sekitar 21, 7 g protein, 1,7 g lemak dan 4,4 g kalori. Selain itu kerang juga kaya akan zat besi, potasium, selenium, asam lemak omega 3 dan vitamin B12. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Circulation menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan laut, termasuk kerang minimal 1 hingga 3 kali dalam sebulan dapat mencegah serangan stroke sistemik.

Kerang Darah

Kerang Darah www.flickr.com

Kandungan asam lemak omega 3 juga dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung koroner. Untuk mendapatkan kandungan terbaik, dianjurkan untuk mengkonsumsi kerang dengan cara direbus atau dipanggang. Meski demikian, ada baiknya Anda membatasi diri dalam mengkonsumsi makanan yang satu ini. Perlu diketahui bahwa kerang tergolong hewan yang tidak aktif berenang. Selain aktivitasnya yang cenderung statis, kerang juga memiliki sifat layaknya penyedot debu.

Kerang akan menghisap apa saja yang ada di sekitarnya, tidak terkecuali logam berat sekalipun. Beberapa logam berat seperti timbal, kadmium ataupun tembaga dapat dihisap oleh kerang. Menariknya, logam berat tersebut tidak menyebabkan efek apapun pada kerang. Hal ini berbeda jauh jika terjadi dalam tubuh manusia. Pada manusia penumpukan logam berat dapat membahayakan kesehatan.

Berbeda lagi dnegan kerang darah ynag dapat hidup di dalam lumpur. Karena habitatnya tersebut, kerang darah dapat memekan sedimen. Jika Anda kerap mengkonsumsi kerang yang tercemar, maka mau tidak mau logam berat yang ada di dalam kerang akan masuk ke dalam tubuh Anda. Sayangnya, tubuh tidak dapat mencerna dan mengeluarkan logam berat tersebut. Dengan kata lain, logam-logam tersebut akan mengendap di dalam tubuh.

Kerang Hijau

Kerang Hijau blognyasukmasuci.wordpress.com

Di dalam tubuh manusia, logam berat akan menjadi racun ini dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit berbahaya seperti kanker. Selain itu, perlu diketahui bahwa kerang dikenal sebagai bioindikator untuk kualitas air suatu kawasan. Padahal nutrisi yang diperlukan untuk keberlangsungan hidup kerang adalah nitrogen dan fosfat. Dimana kedua zat tersebut berasal dari limbah rumah tangga. Karena itulah, ada baiknya Anda membatasi konsumsi kerang.

Baca juga:

Tips Membedakan Alergi dan Flu

Cara Mengurangi Alergi dari Hewan Peliharaan

Serba-serbi Alergi pada Makanan

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.republika.co.id, www.hellodoctor.co.id

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment