Bahaya Membungkus Makanan dan Minuman Panas di Dalam Plastik

Makanan Dalam Plastik

Makanan Dalam Plastik joeyz14.wordpress.com

Kini kemudahan dalam beragam akses kehidupan mulai meningkat seiring dengan perkembangan teknologi. Tidak terkecuali soal perangkat yang berkaitan dengan makanan. Kalau dulu aneka makanan banyak yang dibungkus dnegan daun, kini banyak penjual yang beralih ke plastik.

Selain karena ketersediaan daun yang mulai jarang ditemui di daerah perkotaan, alasan kepraktisan dan harga yang bersaing membuat plastik bahan yang banyak dilirik untuk membungkus makanan. Sayangnya plastik tidak hanya digunakan untuk membungkus makanan dingin saja, namun juga makanan yang kondisi fisiknya panas. Tidak jarang bukan orang membawa pulang bakso atau mie ayam yang dibungkus dengan plastik?

Meski terlihat sepele, namun hal ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Bahkan hasil penelitian pun menunjukkan bahwa ketika dipanaskan atau berkontak dengan bahan yang panas maka plastik akan melepaskan berbagai bahan kimiawi. Jika digunakan untuk membungkus makanan ataupun minuman yang panas, maka bahan kimiawi tersebut pada akhirnya dapat berpindah ke makanan.

Beberapa bahan kimia yang dimaksud adalah adipatephthalate, dan Bisphenol-A (BPA). Sayangnya paparan bahan kimia tersebut pada manusia dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti menyebabkan gangguan janin dalam kandungan, tertuata gangguan sistem perkembangbiakan pria dan dapar menyebabkan kanker testis.

Lebih spesifik lagi, bahan kimia phthalate ternyata dapat mengganggu pembentukan hormon reproduksi pria. Jika terjadi gangguan ini maka dapat menyebabkan menurunnya tanda kelaki-lakian khas pria. Tidak hanya itu, gangguan hormon ini juga dapat mengakibatkan ketidaksuburan pada pria. Hal ini dapat menyebabkan produksi hormon testosteron yang lebih rendah atau bahkan  jumlah sperma yang lebih sedikit dan tidak berkualitas.

Berbeda lagi dengan bahan Bisphenol-A yang diketahui dapat menyebabkan gangguan kanker. Salah satu jenis kanker yang dicurigai disebabkan oleh paparan Bisphenol-A adalah kanker payudara. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 juga menemukan bahwa wanita hamil dengan kadar BPA yang tinggi di dalam urin lebih rentan memiliki anak yang hiperaktif atau malah pencemas. Karena proses tumbuh kembang yang berlangsung begitu pesat maka janin, bayi dan anak-anak merupakan kelompok umur yang paling beresiko terkena efek buruk penggunaan plastik pada makanan ataupun minuman yang panas.

Plastik

Plastik www.island-delight.co.uk

Untuk meminimalisir  terjadinya gangguan pada masa perkembangan ini, maka hindarilah penggunaan plastik saat membeli makanan ataupun minuman yang panas, bahkan saat membeli bubur sekalipun. Jika Anda tertarik untuk membeli makanan yang panas untuk dibawa pulang, siapkan wadah yang baik seperti mangkok kaca. Bagaimana dengan pengalaman Anda?

Baca juga:

Arti Kode Segitiga dalam Tempat Makan atau Minum Anda

Tips Memilih Mainan Plastik yang Aman untuk Anak

Bahaya Membakar Sampah Plastik

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.klikdokter.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment