Bahaya Lemak Trans Dalam Gorengan

dari www.ask-jansen.com

dari www.ask-jansen.com

Tiap makanan memiliki komposisi nutrisi berbeda, termasuk kandungan lemak. Memilih makanan yang akan dikonsumsi dengan sebijak-bijaknya tentu merupakan langkah yang baik untuk menjaga kesehatan Anda.

Sekedar informasi nih, ada empat jenis lemak yakni asam lemak jenuh, asam lemak trans, asam lemak tak jenuh ikatan tunggal, dan asam lemak tak jenuh ikatan ganda. Jenis lemak yang biasa disebut lemak jahat adalah asam lemak jenuh dan asam lemak trans.

Salah satu sumber asam lemak trans adalah mentega keras. Mentega sebenarnya merupakan protein nabati yang bagus bagi tubuh. Akan tetapi, sayangnya apabila Anda mengonsumsinya secara berlebihan, mentega keras ini justru berbahaya sebab mentega keras mengandung asam lemak trans. Asam lemak tersebut akan naik saat produk olahan susu itu dipanaskan dan mengeras.

dari www.infodapur.com

dari www.infodapur.com

Lemak trans bersumber dari tiga jenis makanan, antra lain produk ruminasia, misalnya daging rawon, sop buntut, burger isi keju dan daging sapi, sate daging, serta daging rica-rica. Jenis makanan yang lain adalah produk minyak nabati terhidrogenasi (HVO) misalnya cokelat, biskuit, kue black forest, dan kacang sukro.

Lemak trans juga ada dalam makanan yang digoreng dengan suhu tinggi. Makanan tersebut misalnya sambal goreng ati, tempe goreng, ayam goreng tepung, paru goreng, telur goreng, dan pisang goreng. Anda pasti suka makan makanan tersebut bukan? Apalagi tempe goreng atau tahu goreng yang bisa menemani Anda saat suhu dingin. Lemak trans di Indonesia memang umunya ditemukan pada makanan yang digoreng pada suhu amat panas, di atas 180 derajat celcius. Lemak trans juga berlipat ganda kadarnya jika minyak goreng dipakai secara berulang.

dari health.kompas.com

dari health.kompas.com

Menggoreng bahan makanan dinilai tak salah asalkan tidak dengan suhu terlalu tinggi. Indikator sederhana untuk mengetahui minyak goreng terlalu panas ialah muncul titik asap. Oleh karena itu, orang biasanya menambahkan minyak goreng baru atau menurunkan tingkat panas kompor jika minyak goreng mengeluarkan asap.

Kandungan lemak trans dalam pisang goreng ialah 2,32 persen dari lemak total. Ubi goreng adalah 1,82 persen, kroket dan tempe goreng adalah 9,08 persen, singkong goreng adalah 2,38 persen, dan ayam goreng tepung adalah 2,39 persen. Melihat hal ini, bijak dalam mengolah makanan adalah hal penting untuk menjaga kesehatan. Anda bisa mengimbangi kesukaan Anda terhadap gorengan dengan minum jus, olahraga teratur, dan tidak makan gorengan terlalu sering. Selamat merenung!

Artikel terkait

Mie dan Nasi, Dua Kombinasi Karbohidrat Yang Perlu Diwaspadai

Gaya Makan yang Dapat Usir Jerawat

Waspadai Diabetes Melitus Gestational, Kasus Diabetes Dalam Kehamilan

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: Kompas. Com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment