Alasan Mengapa Kini Semakin Banyak Penyakit Menular dan Sulit Dilawan

Ilustrasi Kuman

Ilustrasi Kuman pixabay

Kesehatan merupakan salah satu hal yang tidak ternilai harganya. Karena alasan itulah beragam topik terkait bidang kesehatan selalu ramai diperbincangkan. Tidak terkecuali dengan topik menarik yang satu ini. Mengapa kini semakin banyak terjadi penyakit menular yang sulit dilawan. Penasaran terkait sebabnya? Yuk simak segera!

Tidak dipungkiri lagi, seiring dengan perkembangan jaman, kini globalisasi bukan menjadi hal yang baru lagi. Dibalik beragam benefit yang ditawarkan, globalisasi juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan penyebaran penyakit infeksi dari negara berkembang ke negara maju.  Meski terkesan sepele, hal ini cukup memiliki andil sebagai penyebab penyebaran infeksi dan sulit dilawan.

Salah satu contoh kasusnya adalah wabah infeksi virus flu burung A (H5N1) yang merebak di Tiongkok, Thailand dan Vietnam. Seperti yang telah banyak diketahui, virus flu burung yang satu ini tergolong dalam jenis virus yang bersifat patogenik. Sebagian besar kasus penderita yang mengalami  flu burung mengalami pneumonia dan kegagalan pernafasan. Sejak saat itu, 400 kasus H5N1 telah dilaporkan di lebih dari 12 negara di Eropa, Afrika, Asia hingga Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Sebaliknya, mobilitas manusia dan barang dari negara maju ke negara berkembang juga bisa mempengaruhi penyebaran penyakit non infeksi. Selain itu, beberapa kuman yang tadinya hanya menjadi masalah besar di rumah sakit pun kini menjelma menjasi kuman yang beredar di masyarakat. Evolusi yang dialami kuman menyebabkan mereka memiliki pertahanan tubuh yang baru. Selain itu terjadinya evolusi juga dapat meningkatkan kemampuan kuman sebagai agen penyebab penyakit yang lebih parah pada manusia.

Bahkan beberapa ahli menyebut hal di atas dengan istilah “intelegensia” mikroba dimana mikroba seolah-olah memiliki intelegensia untuk beradaptasi pada perubahan lingkungan yang ada. Terkait hal ini peneliti meyakini adanya sinyal kimiawi yang menginduksi perubahan fisiologis maupun perilaku sel mikroba yang pada akhirnya mampu mempengaruhi struktur kawanannya. Misalnya saja kemampuan bakteri untuk mengubah gen sehingga dapat menghasilkan resistensi terhadap antibiotik.

Ilustrasi Virus

Ilustrasi Virus pixabay

Selain itu beberapa bakteri kini mampu mengubah struktur permukaannya sehingga sistem imun yang dulu mengelai bakteri menjadi tidak berguna lagi. Terkait hal ini, perlu diketahui bahwasanya sistem imun mampu mengenali bakteri sebagai zat yang perlu dilawan melalui struktur spesifik di permukaan bakteri itu sendiri. Tak hanya itu, sebuah koloni bakteri pun dapat membentuk biofilm, suatu lapisan yang dapat melindungi kawanan bakteri. Menghadapi hal ini, kita wajib menjaga sistem pertahanan tubuh. Selain melakukan pola hidup sehat, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan tempat tinggal dan lingkungan sekitar. Be healhty!

Baca juga:

Penyebab Gagalnya Pola Konsumsi Ala Vegetarian

Tips Menjaga Kolesterol Tubuh Agar Tetap Stabil

Warna Feses Dapat Menjadi Indikasi Kesehatan

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: klikdokter.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment