3 Cara Mudah Mengurangi Konsumsi Gula Saat Sarapan

Selai Kacang

Selai Kacang downeastfood

Kini pentingnya sarapan sudah tidak perlu diragukan lagi. Selain dapat menjaga keseimbangan kadar gula, sarapan  dapat menghindarkan Anda dari kelaparan selama sekitar 5 jam. Selain menjadi lebih energik dan produktif, mengkonsumsi makanan sehat saat sarapan juga dapat menjadikan seseorang lebih waspada. Sayangnya masih ada sebagian orang yang tidak menerapkan sarapan sehat di pagi hari. Jika termasuk salah satunya, Anda dapat mengganti beberapa menu Anda dengan makanan yang lebih sehat.

Alternatif pertama yang dapat Anda lakukan adalah mengganti olesan untuk roti, dari mentega menuju ke selai kacang. Ada beberapa alasan untuk hal ini. Pertama tentu soal rasa. Bagaimanapun juga selai kacang terdengar lebih lezat dibandingkan dengan mentega. Selain itu selai kacang memiliki kandungan kalori dan lemak jenuh lebih rendah dibandingkan dengan mentega.

Menariknya lagi selai kacang juga tinggi protein. Dalam 2 sendok makan selai kacang mengandung sekitar 8 gram protein. Seperti yang diketahui bersama, mengkonsumsi protein di pagi hari dapat mempertahankan rasa kenyang yang lebih lama. Jika tidak sedang kehabisan stok selai kacang, Anda dapat mencoba mengoleskan krim keju. Selain rasa yang enak, krim keju juga mnegandung sedikit protein dan lemak jenuh. Tertarik?

Alternatif selanjutnya dapat dicoba dengan mengganti orange jus dalam kemasan dengan jeruk alami. Seperti yang diketahui bersama, orange jus dalam kaleng yang banyak dijual di supermarket umumnya mengandung tambahan gula. Selain itu dalam beberapa produk, karena hanya diambil sarinya saja, serat orange jus sudah tidak ditemukan lagi. Jika Anda mengambil buah jeruk alami, Anda dapat menikmati serat sekaligus gula alami yang terkandung di dalamnya. See?

Oatmeal

Oatmeal mrbreakfast

Alternatif mudah lainnya dapat dilakukan dnegan mengganti semangkuk sereal dengan oatmeal. Selain lebih hemat, oatmeal dapat membantu mengurangi kolesterol serta membantu menstabilkan gula darah. Sereal yang dicap “sehat” cenderung diberi tambahan pemanis. Beberapa jenis sereal juga dikenal memiliki indeks glikemiks tinggi. Selain itu rasa kenyang yang ditawarkan sereal umumnya bertahan tidak terlalu lama. Berbeda dengan oatmeal. Serat larut dalam oatmeal menawarkan indeks glikemik yang rendah, dimana gula akan dilepaskan lebih lambat sehingga rasa kenyang akan lebih tahan lama. Anda juga dapat menambahkan buah, kacang-kacangan, sedikit sirup ataupun keju sebagai toppingnya. Mudah bukan?

Baca juga:

Ini Dia Penyebab Datangnya Rasa Lapar Berlebih

Mana yang Bikin Gemuk, Kentang atau Nasi?

5 Pilihan Energy Booster yang Asyik Dibawa ke Kantor

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.huffingtonpost.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment