Tips Mengobati Benjolan di Vagina

Ilustrasi Vagina

Ilustrasi Vagina healthtap

Ada berbagai hal yang dapat mengganggu kenyamanan vagina. Salah satu masalah yang dapat terjadi pada organ vital wanita adalah terdapatnya benjolan. Meski terlihat sepele, namun adanya benjolan tentu dapat mengurangi kenyamanan seorang wanita. Berikut informasi penting terkait benjolan yang terjadi pada miss v yang perlu diketahui!

Perlu diketahui bahwasanya tidak semua benjolan pada vagina bersifat berbahaya. Benjolan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti sumbatan pada kelenjar, infeksi ataupun tumor. Beberapa jenis benjolan yang sering terjadi pada vagina adalah kista bartholini dan abses bartholini. Terkait hal ini, kelenjar bartholini merupakan nama sepasang kelenjar yang terdapat pada sisi kanan dan kiri vagina.

Dalam kondisi normal, kelenjar bartholini tidak dapat terlihat maupun teraba karena memiliki ukuran yang sangat kecil. Kelenjar ini berfungsi mengeluarkan cairan guna melumasi vagina. Meski demikian, di bagian inilah benjolan pada vagina kerap terjadi. Terkait dengan hal ini, umumnya benjolan terjadi pada salah satu kelenjar saja, bukan pada kedua kelenjar. Kista bartholini mislnya. Kista ini terjadi karena adanya sumbatan pada saluran keluar kelenjar bartholini.

Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya pembengkakan dan terbentuknya kista. Umumnya kista jenis ini tidak terasa nyeri. Kondisi nyeri pada kista bartholini menujukkan bahwa ukuran kista sudah besar dan terjadi infeksi. Selain itu pada kelenjar bertholini juga dapat terjadi benjolan yang dinamakan dengan abses bertholini.

ilustrasi masalah vagina

ilustrasi masalah vagina theguardian

Abses ini dapat terbentuk ketika kista bartholini mengalami infeksi bakteri seperti Chlamydia gonorrhea dan Escherichia coli. Kasus abses bertholini memiliki beberapa gejala seperti nyeri, kemerahan pada area sekitar vagina hingga terasa adanya gumpalan pada lubang vagina. Tidak hanya itu, kondisi abses bertholini juga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman saat duduk, nyeri saat berhubungan seksual hingga  demam.

Pada tahap awal, penanganan kista bartholini dapat dilakukan sengan merendam atau membasuh area vagina dengan air hangat. Hal ini bertujuan untuk membuka sumbatan yang sedang terjadi. Jika tidak ada perbaikan dalam beberapa hari atau kista malah semakin membesar, maka segera periksakan ke dokter.

Baca juga:

Cara Menjaga Kesehatan Vagina

Masalah Vagina dan Solusinya

Ragam Olahraga yang Meningkatkan Gairah Sex

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama

Sumber: www.tanyadok.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment