Terapi untuk Penderita Wasir

| Posted : 19 Dec 2014 | Headline, Obat dan Penyakit No comments
www.obatwasirampuh.com

www.obatwasirampuh.com

Wasir, ah siapa yang tidak mengenal penyakit yang satu ini. Penyakit yang sering diidentikkan dengan susah buang air besar ini memang bisa menyerang pada banyak kalangan lintas usia. Selain karena faktor genetik, wasir dapat dipicu oleh beberapa faktor pencetus seperti mengejan saat kesulitan buang air besar hingga stres atau kelelahan yang mengakibatkan otot-otot polos dalam dubur menjadi lebih tegang dibandingkan jika dalam kondisi normal. Seiring dengan perkembangan teknologi, kini dikenal beragam terapi untuk menanggulangi masalah yang satu ini.

Seperti kebanyakan penyakit lainnya, terapi wasir pun dilakukan sesuai dengan derajat keparahannya. Pada derajat pertama, pengobatan masih dapat dilakukan konservatif dengan minum obat, salep atau suppositori. Selain itu, tentunya gaya hidup dan makan makanan kaya serat supaya feses tidak keras sehingga buang air besar menjadi lancar. Untuk derajat dua ambeien, terapi pertama dapat dilakukan sama seperti pasien wasir derajat pertama. Ketika terapi ini sudah tidak berhasil, maka akan dilakukan tindakan penyuntikan, pengikatan dengan karet khusus (rubberband ligation), pemanasan atau infrared coagulatuion (IRC) ataupun Doppler Guided Hemorrhodial Artery Ligation (DGHAL). DGHAL sendiri merupakan pengikatan pembuluh darah wasir dibawah USG doppler. Umumnya beragam tindakan yang bertujuan untuk mengecilkan wasir tersebut dapat dilakukan dengan rawat jalan.

meetdoctor.com

meetdoctor.com

Untuk wasir derajat tiga jika wasir pasien tidak terlalu banyak atau tidak terlalu besar maka masih dapat dilakukan tindakan seperti yang dijelaskan di atas. Namun jika wasir yang terjadi sudah besar maka pengobatan terbaik adalah dengan operasi. Ada dua metode operasi wasir, pertama setelah wasir dipotong, tepi sayatannya dijahit kembali. Sedangkan pada metode yang kedua dengan alat stapler, wasir dipotong dan dijahit sekaligus. Kelebihan metode kedua tidak lain rasa sakit yang jauh berkurang dibandingkan dengan metode operasi yang pertama.

Dalam melakukan operasi wasir yang bengkak biasanya dilakukan dalam keadaan anastesi spinal atau pembiusan yang dilakukan sebatas pusar ke bawah sehingga pasian tidak merasa sakit namun tetap sadar. Satu hal yang perlu diketahui, dengan melakukan pengobatan apapun, kemungkinan kambuhnya wasir tetap ada sehingga perubahan gaya hidup dan pola makan yang baik harus tetap dijalankan. Bagaimanapun, mencegah tetap lebih baik daripada mengobati kan healthy lovers? Jangan lupa masukkan sayur dan buah dalam menu harian Anda ya! Be healthy everybody!

Baca juga:

Mengenal Mammogram, Tes Kesehatan Payudara

Cara Mengatasi Sembelit Dengan Cara yang Tidak Berbahaya

Kenali Lebih Dekat Obat Generik di Sini!

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: rs-premierjatinegara.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment