Mengenal Diphallia, Kelainan Pada Pria Yang Memiliki Dua Penis

| Posted : 08 Nov 2014 | Headline, Obat dan Penyakit No comments
www.medisiana.com

www.medisiana.com

Penis adalah hal penting bagi semua pria di dunia. Organ ini tak hanya memberi pengaruh yang besar pada si empunya nya saja, namun akan memiliki pengaruh yang signifikan pada pasangan hidupnya. Seperti sudah banyak diketahui, penis memiliki dua fungsi sekaligus, mengeluarkan urin dan menyalurkan sperma. Namun dalam keadaan tertentu, seorang pria dapat memiliki dua penis yang dalam istilah medis dikenal dengan nama diphallia.

Seorang pria diphallia umumnya memiliki dua penis yang berdampingan dengan ukuran yang sama. Namun demikian, dapat pula memiliki satu penis yang ukurannya lebih besar dari penis yang lainnya. Namun jangan khawatir, kelainan ini sangat jarang terjadi dan sampai saat ini kasus langka tersebut diperkirakan hanya terdapat sekitar 100 kasus saja. Diphallia sendiri pertama kali dilaporkan di tahun 1609 yang lalu olah seorang dokter berkebangsaan Swiss bernama Johannes Jacob Wecker.

Pertanyaan selanjutnya tentu terkait dengan fungsi penis itu sendiri, dapat berfungsi normal atau tidak bukan? Meski terdapat resiko pada organ lain, namun pada sebagian penderita diphallia, kedua penis yang dimiliki dapat berfungsi secara normal. Namun demikian ditakutkan terdapat gangguan hormonal yang terjadi akibat gangguan ini. Jika Anda mendapati kerabat yang dengan kasus langka ini, jangan malu-malu untuk segera berkonsultasi pada medis agar dapat meminimalisir beragam resiko yang mungkin dapat dialami oleh penderita diphallia.

 sinarharapan.co

sinarharapan.co

Bagi sebagian penderita kelainan langka yang satu ini memang dijumpai adanya kelainan bawaan lain seperti pada saluran kencing, ginjal dan tulang belakang. Selain itu, dijumpai juga kelainan seperti spina bifida, sebuah kelainan bawaan dimana tulang belakang tidak terbentuk sempurna sehingga isi tulang belakang keluar dari kulit pada bagian punggung. Pria dengan diphallia juga memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami infeksi saluran kencing. Hal ini terjadi tidak lain karena struktur saluran kencing yang lebih rumit. Selain itu seorang dengan diaphillia juga dapat mengalami kemandulan.

Lalu bagaimana penanganan untuk kelainan pada pria yang satu ini? Umumnya penanganan yang dilakukan berupa pembedahan untuk menghilangkan salah satu penis. Penis yang diambil biasanya adalah penis yang berukuran lebih kecil. Meski demikian, akhir-akhir ini ada laporan yang mengatakan bahwa seorang pria di Amerika Serikat yang memiliki dua penis dan tidak melakukan terapi sampai dewasa namun kedua penisnya dapat berfungsi normal, baik untuk buang air kecil ataupun berhubungan dengan pasangannya.

Jangan lewatkan pula artikel menarik lainnya seperti makanan kaya ptrotein bagi vegetarian, tips agar buah yang dikonsumsi tidak hilang nutrisinya serta gaya makanan yang dapat mengusir jerawat.

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: http://klikdokter.com/

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment