Mendeteksi Penyakit Hepatitis C dengan Tes Darah

Tes Darah

Tes Darah doctoroz

Hepatitis C (HCV) merupakan salah satu penyakit yang banyak ditakuti. Pasalnya infeksi hepatitis C tidak hanya dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius, namun juga dapat menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya. Berikut informasi selengkapnya!

Infeksi virus ini dapat ditularkan melalui paparan darah seseorang yang terkena penyakit serupa. Perlu diketahui bahwasanya ada beberapa orang yang beresiko terkena penyakit hepatitis C. Beberapa diantaranya adalah pengguna obat intravena (obat yang disuntikkan melalui pembuluh darah vena) yang berbagi jarum suntik. Selain itu pekerja kesehatan juga memiliki resiko terkena penyakit ini. Paparan infeksi ini dapat terjadi ketika pekerja medis tersebut terpapar darah saat proses donor ataupun pengambilan sampel darah.

Selain itu penggunaan alat tattoo yang tidak steril juga memungkinkan untuk terkena infeksi HCV. Jika Anda merasa beresiko terkena infeksi penyakit ini, ada baiknya jika segera melalukan tes darah. Apapun alasannya tentu deteksi lebih dini auh lebih baik dibandingkan dengan terus menundanya. Skrining untuk mendeteksi ada tidaknya infeksi hepatitis C dilakukan dengan memeriksa keberadaan antibodi HCV. Jika tidak terdapat antibodi HCV, maka hasil tes menunjukkan HCV antibodi tidak reaktif. Begitu pula sebaliknya.

Jika hasil tes menunjukkan antibodi HCV reaktis, maka disarankan untuk melakukan tes selanjutnya.  Namun demikian perlu diketahui juga jika Anda memiliki antibodi HCV tidak berarti bahwa tubuh Anda telah terpapar virus. Pemeriksaan kedua adalah tes HCV ribonucleic acid (RNA). Molekul RNA memainkan peran yang penting dalam ekspresi dan regulasi gen. Terdeteksinya HCV RNA pada diri seseorang menandakan terjadinya infeksi hepatitis C, begitu pula sebaliknya.

Tes Darah

Tes Darah benchmarkreporter

Jika Anda terinfeksi virus ini, segeralah berobat ke pihak medis untuk mendapatkan pengobatan yang diperlukan. Tes lanjutan akan dilakukan guna mengetahui tingkat kerusakan hati. Oiya, jika sudah mengetahui adanya infeksi HCV, hindari dulu untuk melakukan donor darah. Anda juga perlu memberi tahukan kondisi ini pada pasangan.

Baca juga:

Berbagai Alasan Mengapa Terdapat Darah Pada Tinja

Cari Tahu Yuk Gejala Fibroadenoma, Tumor Jinak Pada Payudara!

Resiko Terkena Eksim dari Hewan Peliharaan

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.healthline.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment