Masih Suka Berbohong ? Hati-Hati dengan Penyakit Ini Lho!

| Posted : 29 Jul 2016 | Obat dan Penyakit No comments
Sakit Kepala

Sakit Kepala pixabay

Ternyata berbohong itu tidak baik untuk kesehatan lho! Bahkan menurut penelitian yang dilakukan oleh Anita Kelly, PhD, seorang profesor asal University of Notre Dame menyebutkan bahwa orang yang lebih sedikit berbohong memiliki resiko keluhan kesehatan yang jauh lebih sedikit. Tentu saja pembanding dalam hal ini adalah mereka yang suka berbohong.

Lebih lanjut lagi, ternyata berbohong dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti sakit kepala, gangguan sistem kardiovaskular dan yang lainnya! Kok bisa? Berikut ulasannya!

Sakit Kepala

Saat berbohong, ternyata kontralsi otot kepala dan wajah menjadi berlebihan. Hal ini berakibat pada meningkatnya hormon adrenalin. Peningkatan hormon adrenalin ini ternyata dapat menyebabkan sakit kepala, mulai dari yang ringan hingga berat. Wah!

Meningkatkan Produksi Asam Lambung

ilustrasi sakit perut

ilustrasi sakit perut yeahsoup

Selain dapat menyebabkan sakit kepala, peningkatan konerja adrenalin ternyata dapat mengakibatkan seseorang menderita stres. Saat seseorang sedang stres maka hal ini cenderung membuat produksi asam lambung seseorang menjadi lebih tinggi.

Gangguan Sistem Kardioovaskular

Ternyata meningkatnya hormon adreanalin saat berbohong juga dapat menyebabkan gangguan sistem kardiovaskular. peningkatan produksi hormon adrenalin ini dapat menyebabkan kontraksi pembuluh darah. Akibatnya dapat menyebabkan berbagai resiko penyakit kardiovaskular seperti darah tinggi. Gangguan jantung, stroke bahkan gangguan ginjal sekalipun. Horor juga ya?

Obesitas

Kegemukan

Kegemukan abdn.ac.uk

Berbohong dapat menjadi pemicu terjadinya stres. Pasalnya untuk menutupi kebohongannya, maka seseorang dituntut untuk kembali berbohong. Padahal sudah menjadi rahasia umum jika stres cenderung meningkatkan nafsu makan. Belum lagi saat stres juga mulai meningkatkan kadar asam lambung. Karena itulah berbohong juga beresiko meningkatkan berat badan.

Meningkatkan Kadar Gula Dalam Darah

Saat berbohong juga dapat meningkatkan perasaan tekanan seseorang.  Selain dapat meningkatkan produksi adrenalin, ternyata saat saat seseorang merasa tertekan juga dapat meningkatkan kadar kortisol seseorang. Hormon kortisol dapat menyebabkan terjadinya peningakatan kadar gula darah. Jika hal ini terjadi pada penderita diabetes, bisa dibayangkan bagaimana resikonya bukan?

Penyakit Lainnya

Selain itu berlebihnya produksi hormon kortisol ternyata dapat menyebabkan gangguan penyerapan kalsium sehingga dapat berpotensi meningkatkan resiko osteoporosis. Parahnya lagi, peningkatan produksi kortisol juga dapat menekan kerja sistem reproduksi. Dampaknya cukup fatal, yaitu dapat menyebabkan turunnya gairah seksual seseorang. Duh!

Baca juga:

Gak Bisa jauh-jauh dari Handphone? Hati Hati Kena Nomofobia!

Ingin Menjaga Ketajaman Otak? Berenanglah!

Penyakit yang Dapat Dideteksi Lewat Kondisi Puting Payudara

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: lifestyle.okezone.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment