Gejala Toxic Shock Syndrome yang Wajib Diketahui Para Wanita

| Posted : 29 Feb 2016 | Obat dan Penyakit No comments
Tampon

Tampon www.womenshealthmag.com

Beberapa tahun terakhir kaum wanita dikagetkan dengan sebuah syndrom berbahaya yang dikenal dengan sebutan toxic shock syndrome (TSS). Pasalnya akibat penyakit ini, seorang model internasional, Lauren Wasser kehilangan kakinya akibat penyakit ini. Bahkan toxic shock syndrom ternyata juga dapat menyebabkan kematian.

Toxic shock syndrome merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi strain tertentu dari bakteri Staphylococcus. Salah satu jenis bakteri Staphylococcus yang ditengarai menyebabkan TSS adalah Staphylococcus aurous dan Staphylococcus pyogenes. Infeksi toxic shock syndrome bisa memiliki gejala yang mirip dengan penyakit flu.

Beberapa  tanda yang sering terjadi adalah demam tinggi yang terjadi secara tiba-tiba, tekanan darah di bawah 90 mmHG, sakit kepala hingga nyeri otot. Selain itu TSS juga memiliki gejala lain seperti muntah, nyeri tenggorokan, ruam, muntah, diare dan ruam yang utamanya terjadi pada telapak tangan ataupun telapak kaki.

Menariknya, sebagian dari kasus toxic shock syndrome kerap dikaitkan dengan penggunaan tampon yang tidak diganti setelah pemakaian selama lebih dari 24 jam. Selain itu hal ini juga dapat disebabkan oleh infeksi yang diperoleh dari gigitan kutu. Tampon merupakan pembalut yang berbentuk silinder yang kerap digunakan saat terjadi pendarahan pada proses persalinan. Berbeda dengan pembalut biasa, penggunaan tampon akan dimasukkan ke kdalam vagina.

Penggunaan tampon pada dasarnya memiliki beragam fungsi mulai dari membantu menyerap dan mencegah terjadinya perdarahan hingga mempermudah penglihatan pihak medis saat melakukan proses penjahitan pada pasien usai melahirkan. Karena itulah baik ibu hamil maupun keluarga yang menuggu saat proses kelahiran juga wajib mengetahui berbagai hal terkait dengan penggunaan tampon ini.

Gajala Staphylococcal Toxic Shock Syndrome

Gajala Staphylococcal Toxic Shock Syndrome www.nejm.org

Kurangnya informasi di pihak wanita atau keluarga maupun faktor human eror seperti kelalaian pihak medis dapat mengakibatkan seorang wanita terkena infeksi berbahaya ini. Umumnya penderita TSS akan mengalami rasa sakit pada bagian perut. Selain itu bagian vagina pada pasien juga akan mengeluarkan cairan yang bau. Timbulnya bau tersebut tidak lain disebabkan karena terdapatnya nanah pada cairan yang dikeluarkan vagina.  Meski demikian, toxic shock syndrome merupakan kasus yang langka. Salah satu cara menghindari penyakit ini adalah menggunakan tampon sesuai aturan, yaitu 4 hingga 8 jam saja.

Baca juga:

Arti Warna Darah Saat Haid

Mengulik Penyebab Terlambatnya Datang Bulan

Perubahan yang Terjadi Pada Tubuh Wanita Selama Pubertas

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.womenshealthmag.com dan lifestyle.okezone.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment