Deteksi dan Pengobatan Katarak yang Perlu Anda Ketahui

| Posted : 07 May 2015 | Obat dan Penyakit No comments
Ilustrasi Katarak

Ilustrasi Katarak campuseyegroup

Berbicara tentang katarak, mungkin kita akan langsung teringat pada nenek ataupun keluarga dekat yang lanjut usia. Jika Anda berfikiran yang sama, ada satu fakta terkait katarak yang perlu Anda ketahui. Ternyata katarak juga  dapat terjadi pada bayi. Penyakit mata yang satu ini merupakan kekeruhan yang terjadi di lensa mata yang akan mempengaruhi penglihatan. Kekeruhan ini terjadi akibat berkumpulnya beberapa protein pada lensa mata. Jika lensa keruh tentu akan berpengaruh pada keruhnya penglihatan.

Lalu bagaimana gejala penyakit mata yang satu ini? Gejala terjadinya katarak dapat dideteksi beberapa hal sebagai berikut. Penglihatan kabur, memudarnya warna, silau hingga terjadinya penglihatan ganda ataupun multiple images yang terjadi pada satu mata. Selanjutnya, deteksi terjadinya katarak dapat dilakukan dengan pemeriksaan mata yang cukup komprehensif. Jika penasaran dengan pemeriksaan katarak lakukanlah cek pada pihak medis yang dipercaya serta memiliki kredibilitas yang bagus.

Pertama, Anda dapat melakukan tes ketajaman visual penglihatan Anda. Tes ini dilakukan untuk mengukur seberapa tajam penglihatan Anda pada beragam jarak penglihatan tertentu. Selanjutnya tes katarak dilakukan dengan menggunakan alat pembesar khusus yang digunakan untuk memeriksa retina dan saraf optik pada mata. Selanjutnya dapat dilakukan tonometri. Sebuah alat yang dapat digunakan untuk mengukur tekanan di dalam mata. Ada kemungkinan eye care proffesional yang Anda percaya juga melakukan jenis tes lain untuk memeriksa terkait struktur dan kesehatan mata Anda.

katarak

ilustrasi katarak crosswalk

Jika penggunaan kacamata sudah tidak membantu, maka operasi katarak menjadi pilihan selanjutnya. Namun perlu dipahami bahwasanya katarak perlu dihilangkan jika mengganggu penglihatan sehari-hari. Jika memutuskan untuk melakukan operasi, lakukanlah pada dokter spesialis yang dipercaya. Jika Anda memiliki katarak di kedua mata dan ingin melakukan operasi pada keduanya maka akan dilakukan pada waktu terpisah. Jeda waktu keduanya berkisar antara empat hingga delapan minggu.

Sebelum memutuskan untuk melakukan operasi, pastikan Anda mempelajari dulu resiko dan manfaat operasi katarak itu sendiri. Karena seperti operasi pada umumnya, operasi katarak juga memiliki resiko seperti terjadinya infeksi dan pendarahan. Setelah dilakukan operasi, Anda diwajibkan untuk menjaga kebersihan mata seperti mencuci tangan sebelum menyentuh mata.Selain itu akan diberikan obat untuk membantu meminimalisir resiko infeksi. Ini tidak lain karena infeksi serius dapat mengakibatkan hilangnya fungsi penglihatan. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Cara Menghapus Riasan Mata yang Benar Bagi Pengguna Lensa Kontak

Pengaruh Tayangan 3D terhadap Kesehatan Mata

6 Cara Mudah Mengurangi Resiko Munculnya Kantung Mata

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.nei.nih.gov

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment