Dampak Kesehatan Dari Fenomena Equinox

| Posted : 31 Mar 2016 | Obat dan Penyakit No comments
Ilustrasi Equinox

Ilustrasi Equinox www.babatpost.com

Beberapa hari ini tersebar informasi tentang fenomena alam bernama equinox. Sebutan equinox sendiri berasal dari bahasa latin yang berarti malam yang sama panjang. Saat fenomena equinox ini terjadi, durasi siang dan malam cenderung menjadi sama di seluruh belahan dunia.

Nah, saat terjadi fenomena equinox ini matahari berada di posisi paling dekat dnegan bumi. Hal ini dipercayai dapat meningkatkan suhu bumi hingga mencapai 40°C atau lebih. Peningkatan suhu lingkungan seperti ini dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, salah satunya dikenal dengan sebutan heat stroke.

Heat stroke merupakan keadaan dimana kenaikan suhu tubuh hingga 40°C atau lebih. Selain dapat diakibatkan karena meningkatnya suhu lingkungan, kondisi ini juga dapat disebabkan karena aktivitas yang dapar menaikkan suhu tubuh. Saat kondisi heat stroke ini terjadi, tubuh gagal mengatur suhu untuk tetap normal. Meski tedengar sepele, namun kondisi heat stroke tidak jarang dapat mengancam penderitanya.

Apapun penyebab terjadinya heat stroke, diperlukan penanganan medis dengan segera. Hal ini penting untuk mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan seperti kerusakan otak dan organ lain hingga kematian. Selain terjadi peningkatan suhu tubuh hingga 40°C atau lebih, kondisi heat stroke juga dapat ditandai dengan gejala seperti penurunan kesadaran, mulai dari lemas, bicara mecarau ataupun pingsan.

Sebelum mengalami penurunan kesadaran, penderita akan merasa pusing sakit kepala dan seluruh tubuh menjadi lemas. Pada beberapa kasus tertentu, utamanya jika menyerang anak-anak, heat stroke dapat disertai dengan kondisi kejang. Selain itu, heat stroke juga bisa ditandai dnegan produksi keringat yang sangat sedikit atau bahkan sama sekali tidak memproduksi keringat meski berada di bawah terik matahari sekalipun.

Minum

Minum gomedoc.com

Terkait dengan kondisi ini, ada beberapa profesi atau aktivitas yang berpotensi terkena serangan heat stroke. Yang pertama tentunya orang yang bekerja di bawah terik sinar matahari, termasuk para olahragawan. Heat stroke juga sering terjadi pada musim haji. Selain itu orang yang kerap menunggu di dalam mobil, terutama saat siang hari juga berpotensi terkena heat stroke. Hal ini tidak lepas dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa suhu di dalam mobil yang terparkir di bawah sinar matahari dapat mencapai hingga 49 °C.

Baca juga:

Waspadai Bahaya Sinar Matahari Bagi Kulit Manusia

Makanan yang Akan Melindungi Kulit dari Sinar Matahari

Kesalahan yang Kerap Dilakukan Saat Menggunakan Tabir Surya

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.klikdokter.com dan www.tanyadok.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment