Memenuhi Kebutuhan Kalsium Saat Mengalami Kehamilan dan Laktosa Intoleran

Hamil

Hamil mdspa.ca

Laktosa intoleran merupakan suatu penolakan tubuh terhadap laktosa. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan penderita laktosa intoleran yang tidak mampu mencerna ataupun menyerap laktosa yang masuk ke dalam tubuh. Namun selama fase kehamilan berlangsungĀ  umumnya wanita akan mengalami peningkatan kemampuan mencerna laktosa. Bahkan ada lho yang biasanya mengalami laktosa intoleran, tapi ketika hamil ia dapat minum susu ataupun produk olahan susu lainnya tanpa mengalami gangguan ataupun suatu ketidaknyamanan yang biasanya terjadi. Ada pula orang yang menderita laktosa intoleran namun masih dapat mengkonsumsi susu dalam porsi kecil. Bagaimana dengan pengalaman Anda?

Seperti yang telah diketahui, kalsium memiliki beragam fungsi dalam tubuh seperti membantu membangun tulang dan gigi bagi bayi. Bahkan The Institute of Medicine telah merekomendasikan konsumsi 1000 miligram calsium/hari selama masa kehamilan. Sedangkan remaja yang hamil memerlukan asupan kalsium yang lebih banyak, yaitu 1300 miligram/hari. Hal ini tentu sulit dipenuhi jika Anda tidak menyertakan susu atau produk olahan susu lainnya dalam menu makan harian.

Namun demikian, jika Anda tetap mengalami kondisi laktosa intoleran saat hamil, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan beberapa hal berikut. Pertama, tentu saja mengkonsumsi makanan kaya kalsium dalam menu makan harian Anda. Salmon dengan tulang, sarden, tahu, bayam, brokoli hingga jus yang diperkaya dengan kalsium. Anda juga dapat mengkonsumsi suplemen kalsium yang tersedia di apotek. Namun demikian, pemilihan asupan tambahan berupa suplemen saat hamil sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang menangani kehamilan Anda.

Hamil

Hamil porcelainfacespa

Selanjutnya Anda dapat mencoba untuk mengkonsumsi produk bebas laktosa ataupun produk dengan kandungan laktosa minimal, termasuk pada susu, keju ataupun yoghurt. Dibandingkan dengan susu, yoghurt ataupun produk fermentasi seperti keju sering lebih ditoleransi. Sebagian laktosa dalam yoghurt dapat dicerna oleh bakteri yang ada di dalam yoghurt itu sendiri. Guna memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan, ada baiknya Anda selalu berkonsultasi dengan dokter yang dipercaya.

Baca juga:

Apakah Aman Jika Ibu Hamil Naik Pesawat

Sinyal Si Kecil Mulai Tumbuh Gigi

Mengenal Siklus Tidur Anak

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.mayoclinic.org dan meetdoctor.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment