Manfaat Kesehatan Setelah Minum Teh

| Posted : 11 Dec 2013 | Gizi dan Makanan No comments

21 manfaat tehMemilih menghabiskan pagi hari dengan kopi atau teh? Mungkin sebagian besar dari Anda lebih sering menyeruput kopi dengan harapan tidak mengantuk saat beraktivitas. Kopi memang memiliki sejumlah pengaruh positif untuk kesehatan. Tetapi tahukah Anda bahwa teh juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa jika dikonsumsi secara rutin?

Studi ilmiah tentang kandungan nutrisi teh telah banyak dilakukan. Dari penelitan-penelitian tersebut terungkap bahwa minuman yang oleh bangsa Jepang disebut ocha itu kaya akan antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Teh,  terutama teh hijau, banyak mengandung catechin. Zat tersebut dipercaya meningkatkan perlindungan tubuh terhadap serangan berbagai macam kanker, termasuk kanker payudara.

21 manfaat ochaAntioksidan dan catechin dalam teh juga membantu membakar lemak dalam tubuh. Hal ini karena catechin berperan mengurangi penimbunan kolesterol dan mempercepat pembuangannya melalui feses. Penelitian di Jepang dan Taiwan menyatakan bahwa catechin dapat menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab keracunan makanan. Sedangkan varian lain dari catechin yaitu epigallocatechin dan epicatechin bermanfaat untuk mencegah tekanan darah tinggi dan mengurangi kolesterol dalam darah.

Sebuah studi di Finlandia berhasil mengungkap manfaat lain setelah mengkonsumsi teh. Para peneliti dari Eropa tersebut menemukan bahwa teh dapat mengurangi resiko penyakit Parkinson. Peminum teh secara teratur memiliki resiko penyakit Parkinson yang lebih kecil.

21 teh untuk kesehatanKandungan antioksidan dalam teh juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Zat tersebut mencegah kerusakan pada sel kulit dan tubuh. Teh juga bersifat melembabkan meski mengandung kafein. Penelitian lain menunjukkan data yang signifikan bahwa teh dapat melindungi kulit dari radiasi sinar ultraviolet. Sebagian orang mungkin memanfaatkan sinar ultraviolet dari matahari untuk mendapatkan pigmen kulit yang lebih gelap. Tetapi ultraviolet sebenarnya bersifat merusak serta menyebabkan penuaan dini pada kulit.

Mengkonsumsi teh juga dapat membantu menurunkan resiko sindom metabolik. Sindrom metabolik (metabolic syndrome) adalah kombinasi gangguan medis yang mengakibatkan penyakit kardiovaskular dan diabetes. Ukuran lingkar pinggang yang sesuai dengan indeks massa tubuh merupakan salah satu indikator untuk mengetahui sindrom metabolik. Penelitian mengungkapkan bahwa responden yang teratur mengkonsumsi teh hangat memiliki BMI (body mass index) dan lingkar pinggang yang lebih rendah dibanding yang tidak minum teh.

Teacups and Dried Tea Leaves in Bamboo ContainerPara pengkonsumsi teh juga memiliki resiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke yang lebih kecil. Senyawa dalam teh hijau bermanfaat untuk tubuh memproses gula dengan lebih baik. Sehingga teh sangat cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes, terutama diabetes tipe 2.

Dalam teh juga terkandung flouride yang cukup tinggi sehingga dapat mencegah karies sekaligus memperkuat gigi. Seperti halnya kopi, dalam teh juga ditemukan kafein. Tetapi kandungan kafein dalam teh berbeda dengan kafein kopi. Kafein teh dapat merangsang sistem syaraf dan membuat penyerapan oksigen lebih lancar.

Jadi, tidak ada salahnya mencoba mengkonsumsi teh secara rutin di pagi hari. Selain hangat, teh juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Baca juga :

Madu, Manis dan Kaya Manfaat

Manfaat Coklat bagi Kesehatan  

Tujuh Manfaat Minyak Kelapa

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber :

dailyhealthpost.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment