Manfaat Coklat bagi Kesehatan

| Posted : 18 Oct 2013 | Gizi dan Makanan No comments

26 coklatMakan coklat sama dengan gemuk? Coklat menyebabkan karies gigi? Jerawatan karena coklat? Ulasan berikut mungkin akan membuat Anda berubah pikiran.

Kebanyakan orang yang menginginkan tubuh langsing beranggapan bahwa coklat merupakan salah satu makanan yang harus dihindari. Anggapan ini justru keliru. Cocoa powder yang merupakan bahan utama coklat justru memiliki kandungan lemak yang rendah. Mengkonsumsi coklat akan membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan HDL alias kolesterol baik. Coklat juga kaya serat sehingga baik bagi Anda yang sedang menjalankan program diet.

Coklat atau kokoa sebagai bahan makanan telah dikenal lama. Kata kokoa berasal dari bahasa Suku Aztec xocoatl yang berarti minuman pahit. Dalam kepercayaan Suku Maya, coklat merupakan minuman para dewa. Antara tahun 1502-1528, penjelajah Spanyol membawa minuman tersebut ke negaranya. Orang-orang Spanyol mengkonsumsi minuman pahit tersebut dengan tambahan gula sehingga terasa lebih enak. Selanjutnya coklat meyebar ke Prancis, Belanda, dan Inggris. Dalam perkembangannya, coklat tidak hanya menjadi minuman tetapi juga menjadi makanan ringan yang digemari.

26 buah coklatBiji coklat mengandung 31% lemak (sepertiganya merupakan asam oleat / asam lemak tak jenuh), 14% karbohidrat, dan 9% protein. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Coklat juga mengandung antiokasidan polifenol sehingga coklat tidak mudah tengik meskipun mengandung kadar lemak tinggi. Zat lain yang juga terkandung dalam coklat adalah flavonoid, serotonin, serta flavanols.

Antioksidan flavonoid dalam coklat mampu membantu menurunkan tekanan darah dengan memproduksi oksida nitrat. Flavonoid juga meningkatkan sirkulasi darah dan membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Selain itu, coklat (terutama dark chocolate) mampu mencegah penyakit jantung. Hal ini dikarenakan coklat mengandung zat yang mampu melancarkan sistem kardiovaskular.

Antioksidan dalam kakao mampu mengurangi resiko penyakit kanker. Kandungan tersebut mampu menghentikan kanker dengan memproduksi protein tertentu yang mampu membunuh sel-sel tumor dan kanker. Coklat juga mampu meningkatkan produksi insulin secara alami sehingga menurunkan resiko terserang diabetes.

26 coklat batangCoklat manjur untuk mengembalikan suasana hati yang buruk karena mengandung serotonin. Zat tersebut merupakan anti depresan alami. Coklat mengandung zat yang mampu membuat syaraf otak rileks dan membantu kerja otak sehingga dapat mengontrol seluruh organ tubuh. Selain sebagai anti depresan, mengkonsumsi coklat juga membantu menghindari kelelahan kronis yang mengancam kesehatan.

Dalam bidang kecantikan, coklat bermanfaat sebagai anti-aging. Kandungan antiokasidan katekin mampu menghambat kerutan prematur atau garis yang menunjukkan penuaan di wajah. Katekin dalam coklat justru lebih tinggi dibandingkan yang terkandung dalam teh.kakao juga mengandung flavanols yang mampu melindungi kulit dari radiasi sinar UV. Manfaat lainnya adalah mempertahankan elastisitas serta meremajakan sel-sel kulit.

Anggapan tentang coklat sebagai penyebab munculnya jerawat juga belum terbukti secara ilmiah. Kakao juga tidak bisa dikatakan sebagai penyebab utama karies gigi karena plaque pada gigi juga karena mengkonsumsi makanan lain. Yang perlu diwaspadai adalah konsumsi coklat oleh penderita batu ginjal. Konsusmsi 100 gram coklat akan meningkatkan ekskresi oksalat dan kalsium tiga kali lipat. Oleh karena itu, dianjurkan untuk minum banyak air setelah mengkonsumsi coklat.

Jadi, tidak perlu takut mengkonsumsi coklat. Berbagai manfaat kakao dapat diperoleh jika mengkonsumsinya dengan rutin serta dalam jumlah yang tepat.

Baca juga :

Hot Chocolate Mampu Mencegah Penurunan Daya Ingat

Manfaat Jahe Untuk Kesehatan

Rahasia Sehat Ala Orang Jepang

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber :

http://www.exploratorium.edu/exploring/exploring_chocolate/

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment