Lebih Baik Mentega atau Margarin Ya?

| Posted : 29 Oct 2015 | Gizi dan Makanan No comments
Mentega

Mentega pixabay

Meski terlihat sama, ternyata mentega jauh berbeda dengan margarin lho! Kita mulai dari mentega ya! Mentega dikenal pula dengan sebutan butter. Mentega dibuat dari lemak susu hewan yang diproses dengan berbagai bahan lain seperti air, garam dan susu. Karena terbuat dari lemak hewani menjadikan aroma mentega lebih tajam dan menggugah selera, namun dengan konsekuensi kandungan lemak jenuh yang lebih banyak. Mentega berwarna kuning pucat dan mudah meleleh.

Berbeda halnya dengan margarin. Margarin dibuat dari lemak nabati yang dicampur dengan bahan lain, salah satunya adalah garam. Margarin berwarna kuning terang dengan tekstur yang lebih padat atau kaku. Dibandingkan dengan mentega, margarin lebih tidak mudah meleleh. Karena dibuat dari minyak nabati, margarin mengandung beberapa jenis lemak seperti unsaturated “good” fats, polyunsaturated dan monounsaturated fats. Jenis lemak baik yang dapat mengurangi low density lipoprotein (LDL), si lemak jahat di dalam tubuh.

Meski demikian, ada beberapa jenis margarin yang berada di pasaran. Ada pula beberapa margarin yang mengandung lemak trans. Seperti yang telah banyak diketahui, lemak trans seperti lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan juga resiko penyakit jantung. Tak hanya itu, sayangnya lemak trans juga dapat menurunkan high density lipoprotein (HDL) atau si kolesterol baik.

Jadi teliti sebelum membeli tidak hanya diperlukan saat membeli gadget semata. Saat membeli margarin dan menteganya pun sebaiknya mulai memperhatikan kadar lemak trans serta lemak jenuhnya. Pilihan terbaik jatuh pada produk tanpa minyak trans dengan lemak jenuh yang sedikit.

Mentega

Mentega pixabay

Jadi pastikan Anda melihat label gizi yang ada di dalam kemasan margarin ataupun mentega yang Anda pilih. Bagaimanapun juga, penggunaan margarin ataupun mentega akan menjadi bagian konsumsi kalori Anda. Jika tidak habis dalam sekali pakai, jangan lupa selalu menyimpan dalam tempat yang sejuk dantidak terkena sinar matahari secara langsung. Oiya, perhatikan pula tanggal kadaluarsanya ya!

Baca juga:

Cara Memasak Makanan Tanpa Merusak Gizinya

3 Makanan Terbaik yang Cocok Dikonsumsi Setelah Olahraga

Porsi Pas Konsumsi Karbohidrat

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.mayoclinic.org dan lifestyle.okezone.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment