Jahe, Kandungan Gizi dan Khasiatnya

| Posted : 13 Jan 2014 | Gizi dan Makanan No comments

11 rimpang jaheJahe tidak hanya dimanfaatkan sebagai bumbu masak atau bahan minuman penghangat. Tanaman yang sering dijadikan bahan minuman penghangat itu kaya akan kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Maka tidak mengherankan jika tanaman dengan nama ilmiah Zingiber officinale tersebut sudah sejak lama dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan.

Selain vitamin, jahe juga dikenal kaya akan minyak atsiri. Keduanya bersifat antivirus sehingga mampu mencegah atau mempercepat penyembuhan gejala pilek, batuk, sinusitis, sakit tenggorokan, flu, asma, maupun gangguan pernapasan yang biasanya menyerang pada saat cuaca dingin. Jahe juga bisa dimanfaatkan sebagai decongestant untuk mengeluarkan dahak. Untuk mengobati keluhan-keluhan tersebut, para peneliti dari University of Maryland Medical Center menyarankan untuk mengkonsumsi seduhan dua sendok makan jahe (parut atau cincang) selama dua sampai tiga kali sehari.

Minyak atsiri memiliki kegunaan lain yaitu untuk merangsang enzim pencernaan bekerja lebih optimal sekaligus menetralkan asam penyebab mual, kram, serta diare. Jadi jahe dapat dimanfaatkan untuk mencegah atau mengatasi sakit perut dan kembung. Para pakar kesehatan bahkan menyatakan tingkat keberhasilan hingga 75% dalam penggunaan jahe sebagai pereda morning sickness dan gastroenteritis (flu perut). Penelitian itu juga mengungkapkan bahwa jahe dapat mengatasi migrain dan pusing. Jika dikonsumsi sebelum perjalanan jauh, teh jahe bermanfaat untuk meredakan mual.

11 nilai gizi jaheJahe juga merupakan analgesik yang kuat sehingga dapat digunakan sebagai pereda nyeri (sendi atau otot) dan menghilangkan peradangan. Bumbu yang dalam Bahasa Inggris disebut ginger tersebut bertindak sebagai penghilang rasa sakit alami tanpa efek samping. Kaum hawa yang kerap menderita kram saat menstruasi bisa mencoba memanfaatkan khasiat itu. Kompres bagian kram dengan handuk hangat dari larutan teh jahe untuk menghilangkan rasa sakit dan mengendurkan otot kram.

Selain asam atsiri, jahe juga mengandung mineral kromium, magnesium, dan seng. Ketiganya bermanfaat melancarkan aliran darah, mencegah menggigil, demam, serta berkeringat berlebihan. Ada pula kandungan asam amino untuk mencegah penyakit kardiovaskular. Tanaman rimpang dari suku temu-temuan (Zingiberaceae) itu kaya antioksidan alami sehingga dapat menjaga daya tahan tubuh. Sebuah penelitian kesehatan menyatakan bahwa mengkonsumsi ruas kecil jahe setiap hari dapat mengurangi resiko stroke dan mencegah timbunan lemak pada arteri. Dengan demikian, tubuh dapat terhindar dari resiko infeksi bagian perut, batuk, serta iritasi tenggorokan.

Kandungan antioksidan gingerol dalam jumlah besar membuat jahe dapat membantu mengatasi stres. Gingerol berguna untuk membersihkan zat kimia berbahaya yang muncul saat sedang khawatir atau tertekan. Aroma teh jahe juga bisa memperbaiki mood karena mengandung senyawa aktif untuk mengurangi depresi dan kecemasan. Untuk memaksimalkan kesehatan gigi dan mulut, Anda juga dapat memanfaatkan jahe. Obat kumur alami dari campuran jahe dengan sari lemon sangat baik untuk mengusir halitosis (bau mulut).

11 teh jahe - ginger teaDalam bidang kesehatan kulit, jahe bermanfaat untuk mengatasi hipopigmentasi. Hipopigmentasi kulit adalah berkurangnya pigmen atau warna kulit akibat kekurangan melanin. Melanosit tidak mampu memproduksi melanin karena tubuh tidak cukup memiliki asam amino tirosina. Usapkan jus atau sari jahe pada kulit selama dua atau tiga kali sehari. Jahe akan memicu melanosit yang tidak aktif pada bekas luka atau terbakar. Selanjutnya kandungan jahe akan meniru sel sehat di sekitar bekas luka dan menghilangkan hipopigmentasi antara 4 sampai 12 pekan.

Terakhir, University of Minnesota juga memaparkan kegunaan jahe sebagai anti kanker karena kandungan zat aktifnya  dapat memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker. Bubuk jahe juga telah terbukti dapat menginduksi kematian sel kanker ovarium.

Untuk membuat teh jahe, bersihkan rimpang jahe pada air mengalir. Setelah bersih, potong dengan ukuran antara setengah hingga satu sentimeter. Selanjutnya rebus dalam air mendidih selama 30-90 menit. Semakin lama waktu perebusan, maka semakin banyak pula sari jahe yang dikeluarkan. Perbandingan bahan teh jahe adalah 2-3 ons jahe untuk setengah galon air (1 galon = 19 liter). Untuk memperkuat rasa dan aroma, bisa ditambahkan perasan lemon, madu, atau kayu manis.

Baca juga :

Manfaat Kesehatan Setelah Minum Teh

Tujuh Manfaat Minyak Kelapa

Alpukat, Nilai Gizi serta Manfaatnya

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber :

dailyhealthpost.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment