Tips Menjemur Bayi dengan Cara yang Benar

| Posted : 20 Feb 2016 | Berita Sehat, Ibu dan Anak No comments
Bayi

Bayi pixabay

Sudah sejak lama sinar matahari ditengarai memiliki efek yang baik bagi bayi. Salah satunya digunakan untuk terapi kuning atau yang dikenal dengan sebutan ikterus neonatorum ringan. Untuk terapi ini dilakukan dengan menjemur bayi di dalam ruangan melalui jendela selama 10 menit sebanyak 2 kali sehari. Pemanfaatan penjemuran untuk terapi kuning sudah dikenal sejak tahun 1958.

Selain itu sinar matahari juga memiliki efek terapeutik pada penyakit rickets atau kelainan tulang yang terjadi karena kekurangan vitamin D, kalsium ataupun fosfat. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, diketahuilah beragam dampak negatif dari sinar matahari. Salah satunya adalah resiko terjadinya kanker kulit. Karena itu penting untuk mengetahui tips terkait cara benar menjemur bayi.

Ada beberapa upaya pencegahan dan perlindungan sinar matahari pada bayi. Salah satunya adalah pemakaian tabir surya dengan kandungan minimal SPF 15 yang digunakan 15 hingga 20 menit sebelum bayi terkena paparan sinar matahari. Pemakaian ulang dapat dilakukan setiap dua jam atau setelah berkeringat. Selain pemakaian tabir surya, dianjurkan pula untuk memakaikan baju dan juga topi saat sedang menjemur bayi. Hal ini dilakukan untuk memilimalisir paparan cahaya matahari yang sampai pada kulit buah hati.

Hindari pula proses penjemuran pada pukul 10 pagi hingga 4 sore. Pada jam-jam tersebut diketahui bahwa jumlah radiasi sinar UV B mencapai titik tertinggi. Sinar UV B dapat menembus lapisan kulit dan menyebabkan kulit menjadi terbakar, merah dan bahkan dapat memicu kanker kulit jenis non melanoma. Selain itu, terdapat pula sinar UV A. Sinar ini juga dapat memicu terjadinya kanker kulit bernama melanoma.

Bayi

Bayi pixabay

Satu lagi, paparan sinar matahari harus dihindari bagi bayi berusia kurang dari 6 bulan. Jika melakukan penjemuran, jangan lupa menggunakan pakaian dan topi untuk melindungi kulit. Sedangkan penggunaan tabir surya hanya diberikan pada kulit yang terpapar langsung oleh sinar matahari. Pemakaian tabir surya perlu dibatasi karena lapisan stratus korneum yang lebih tipis sehingga dapat menyerap  bahan tabir surya dalam jumlah yang lebih banyak. Sudah benarkah cara menjemur buah hati Anda?

Baca juga:

Tips Menindik Telinga pada Bayi

Tips Mengenali Alergi Susu pada Buah Hati

Pentingnya Menjaga Kebersihan Tali Pusar pada Bayi

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: idai.or.id, klikdokter.com dan pikhospital.co.id

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment