Tips Memilih Susu Formula untuk Bayi

| Posted : 04 Sep 2015 | Berita Sehat, Ibu dan Anak No comments
Susu Formula

Susu Formula 3news.co.nz

Air susu ibu (ASI) merupakan asupan gizi terbaik untuk buah hati. Namun demikian ada sebagian wanita yang tidak bisa memberikan ASI karena memiliki keterbatasan tertentu. Contohnya saja karena produksi ASI yang sedikit. Untuk memenuhi kebutuhan harian, susu formula menjadi solusinya. Lalu bagaimana memilih tips saat memilih susu untuk bayi? Berikut beberapa tips menarik yang bisa Anda coba!

Memilih susu formula untuk bayi baru lahir atau bayi di bawah satu tahun tidaklah mudah. Bayi di usia ini tidak boleh mengkonsumsi sembarang asupan gizi, bahkan termasuk susu formula. Ini tidak lain karena bayi belum bisa mencerna makanan dengan baik. Pada dasarnya nutrisi semua susu formula mengandung protein, karbohidrat, lamak, vitamin dan mineral. Perbedaannya produk susu formula terletak pada jenis bahannya. Misalnya saja jenis proteinnya. Ada susu yang menggunakan protein jenis whey, namun ada pula yang menggunakan casein ataupun menggabungkan keduanya.

Selanjutnya pastikan ada keterangan “cocok dikonsumsi bayi batu lahir’ pada kemasan produk susu formula yang Anda beli. Untuk bayi yang baru lahir atau yang berusia kurang dari satu tahun sebaiknya memilih jenis protein yang berasal dari susu sapi. Perhatikan pula jenis protein yang tertera pada kemasan. Protein susu sapi terbagi menjadi dua, yaitu whey dan casein. Protein jenis whey lebih direkomendasikan untuk bayi baru lahir. Ini tidak lain karena whey karena dianggap lebih mudah untuk dicerna.

Selain itu ada pula produk susu yang menggabungkan kedua jenis protein di atas. Jika mendapatinya, pastikan kandungan whey lebih tinggi daripada kandungan caseinnya. Umumnya rasio perbandingan keduanya berada pada kisaran 60:40. Komposisi ini setara dengan kandungan protein pada ASI. Penggunaan susu ini bisa dilakukan hingga usia bayi mencapai satu tahun. Jika buah hati Anda tidak menyukainya, Anda bisa mengganti dengan brand yang lain. Namun jika buah hati Anda mengalami diare, lemas atau muntah, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Susu Formula

Susu Formula 3news.co.nz

Sebaiknya hindari pula susu yang berasal dari kedelai, baik pada bayi normal ataupun yang mengalami alergi pada susu sapi, kecuali denan ijin dari dokter. Umumnya bayi yang alergi susu sapi akan alergi pula pada susu kedelai. Selain itu para pakar kesehatan tidak merekomendasikan pemberian susu kedelai untuk bayi di bawah enam bulan. Jika bayi Anda mengalami alergi susu sapi, segera konsultasikan pada dokter. Dokter akan memberkan susu dengan protein yang sudah terhidrolisis sepenuhnya. Meski masih berbasis susu sapi, namun karena proteinnya sudah terhidrolisis menjadikan susu lebih mudah dicerna. Selain itu ada lagi beberapa jenis susu lain yang wajib dihindari seperti sapi reguler, susu sereal, susu kental manis, susu kambing, susu evaporasi, minuman susu gandum dan susu almond. Bagaimana dengan pengalaman Anda?

Baca juga:

Lama Maksimal Penyimpanan Air Susu Ibu (ASI)

Cara Membersihkan dan Mensterilkan Botol Susu Bayi

Resiko Mengkonsumsi Susu Mentah

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.alodokter.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment