Serba-serbi Kawat Gigi

Kawat Gigi

Kawat Gigi impressiondental

Penggunaan kawat gigi atau behel merupakan salah satu cara yang banyak ditempuh sebagian orang untuk berbagai alasan. Salah satu alasan paling umum dari penggunaan behel tidak lain untuk memperbaiki penampilan. Meski terkesan sepele, namun pemakaian behel harus dilakukan oleh pihak medis yang kredibel. Ini tidak lain karena penggunaan behel seperti jenis behel, perwatan hingga lama pemakaian behel harus dilakukan berdasarkan diagnosis.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, pemakaian behel gigi memerlukan waktu tertentu. Lamanya pemakaian tergantung dari jondisi gigi. Semakin “berantakan” tata letak gigi umumnya memerlukan waktu pemakaian yang lebih lama. Para pemaki behel juga wajib melakukan pemeriksaan pada waktu yang telah disepakati. Salah satu yang kerap dikeluhkan sesaat setelah pemakaian behel adalah rasa ngilu pada gigi. Rasa sakit ini bisa terjadi selama beberapa hari.

Meski terkesan menyebalkan namun hal tersebut sebenarnya merupakan hal yang wajar terjadi. Ini tidak lain disebabkan karena behel dapat menekan gigi. Hal serupa juga terjadi saat dokter melakukan pengencangan behel. Untuk meminimalisir terjadinya resiko sariawan pada mulut, biasanya dokter akan memberikan ortho wax untuk melapisi bagian behel yang tajam dan mencuat. Selain itu cara bicara seseorang dapat sedikit berubah usai dilakukan pemasangan atau pengencangan kawat gigi. Namun hal ini umumnya hanya terjadi dalam waktu beberapa hari saja.

Sudah menjadi rahasia umum jika orang dnegan behel wajib memperhatikan kembali asupan makanan sehari-hari. Usahakan menghindari makanan lengket, pekat dan mengandung banyak gula. Kebiasaan seperti mengunyah permen karet, mengkonsumsi makanan yang bertekstur keras serta memotong makanan menggunakan gigi adah beberapa contoh yang ebaiknya dihindari. Soal minuman, usahakan untuk tidak mengkonsumsi minuman dengan tinggi kandungan gula dan asam.

Kawat Gigi

Kawat Gigi pixabay

Jika telah memasang behel gigi, luangkan waktu untuk melakukan pemeriksaan secara rutin. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya radang gusi, gigi keropos hingga dekalsifikasi gigi atau timbulnya bercak-bercak putih pada gigi setelah behel dilepas. Satu lagi, gunakan sikat gigi proxabrush yang berukuran kecil yang didesain khusus bagi pengguna behel gigi. Untuk mencegah timbulnya plak, nafas tidak segar ataupun penyakit gusi lainnya gunakanlah pasta gigi dan obat kumur yang mengandung flouride. Jika menggunakan benang gigi, gunakanlah benang gigi yang dirancang khusus bagi pengguna behel gigi.

Baca juga:

Waktu Terbaik Mengganti Sikat Gigi

Agar Nyaman Saat Menggunakan Gigi Tiruan

Sinyal Si Kecil Mulai Tumbuh Gigi

 Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: meetdoctor.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment