Resiko Kesehatan Ketika Anak Tidak Makan Siang

Makan Siang

Makan Siang pixabay

Makan merupakan satu-satunya cara anak untuk mencukupi kebutuhan gizinya. Karena itu penting bagi anak untuk rutin makan, baik saat pagi, siang ataupun malam hari. Sayangnya menurut penelitian, terdapat sekitar 7 hingga 20% dari 4.800 anak yang tidak makan siang. Kondisi tersebut dialami setidaknya sekali dalam seminggu. Meski terlihat sepele namun melewatkan makan siang berdampak buruk pada kesehatan.

Secara umum makan siang penting dilakukan untuk memenuhi nutrisi terutama Vitamin A dan D serta serat. Makan siang juga dapat memenuhi mineral yang penting bagi kesehatan tulang seperti kalsium, fosfor dan magnesium. Karena itulah anak yang melewatkan makan siang cenderung mengalami kekurangan Vitamin A, D, E, K serta beberapa mineral penting. Karena itu pastikan buah hati Anda agar selalu menikmati santap siang dengan menu makan yang sehat.

Lebih lanjut lagi, ada beberapa fakta menarik yang perlu diketahui oleh orang tua terkait absennya makan siang si kecil. Anak yang melewatkan makan siang ternyata mengkonsumsi protein serta lemak total yang lebih sedikit. Menariknya, asupan gula dan lemak solidnya ternyata tidak berbeda dengan anak yang makan siang.

Meski terdengar sepele, namun fakta yang ada menunjukkan bahwa salah satu alasan anak melewatkan makan siang dikarenakan konsumsi camilan yang berlebih. Kondisi ini membuat anak merasa masih kenyang saat jam makan siang tiba. Padahal tidak semua camilan yang disukai anak memiliki kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi si kecil. Belum lagi kini banyak tersedia snack yang tinggi karbohidrat ataupun lemak.

Makan Siang

Makan Siang pixabay

Menariknya lagi, saat anak tidak makan siang, maka ia cendeung makan malam dengan porsi yang lebih banyak. Hal ini dapat membuat anak memiliki berat badan yang berlebih. Sayangnya persentase anak yang melewatkan makan siang terbilang tidak rendah. Data dari National Health and Nutrition Examination Surveys pada tahun 2009-2010 dan 2011-2012 menemukan sekitar 7% anak usia 4 hingga 8 tahun yang tidak makan siang. Bahkan persentase ini meningkat seiring meningkatnya kelompok usia anak. Nah!

Baca juga:

Tips Memilih Sikat Gigi untuk Anak

Pilihan Makanan Tinggi Kalsium Selain Susu

Dampak Buruk Kecanduan Pornografi

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: health.liputan6.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment