Mengulik Mitos Seputar Serat

Sayur dan Buah

Sayur dan Buah pybuspublicmarket.org

Serat merupakan salah satu bahan makanan yang dianggap baik karena membarikan banyak manfaat bagi tubuh. Mulai sekedar merasa kenyang lebih lama, menjaga kadar gula darah tetap normal sehingga mampu meminimalisir Anda dari resiko kegemukan. Serat juga kerap ditengarai sebagai salah satu bahan makanan yang dapat menhindarkan seseorang dari kondisi sembelit. Benarkah hal ini? Yuk intip info selengkapnya bersama-sama!

Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Gastroenterology menemukan bahwa diet tinggi serat  pada beberapa orang dapat menimbulkan kondisi yang lebih parah dari sekedar masalah konstipasi. Mengurangi atau bahkan menghentikan asupan serat dapat membantu penderita sembelit. Hasil penelitian ini menguatkan keyakinan kuat bahwa mengkonsumsi serat dapat membantu para penderita sembelit hanyalah sebuah mitos belaka.

Perlu diketahui bahwasanya serat bersifat menyerap air. Anda dapat melihat hal ini saat meletakkan sisa sereal tingg serat yang belum sempat dicuci. Jika yidak diberi tambahan air, sisa sereal tersebut akan menjadi tebal dan berat. Bisa dibayangkan jika hal ini terjadi dalam perut Anda bukan? Menikmati serat tanpa menyeimbangkannya dengan tambahan konsumsi air putih. Hasilnya, serat ini seolah akan terrjebak di dalam perut. Mirip dengan kondisi saat Anda mencoba menghilangkan kemacetan lalu lintas dengan menambahkan lebih banyak mobil.

Perlu diketahui pula bahwasanya semakin lama kotoran mengendap dalam tubuh Anda maka bisa jadi semakin banyak pula gas menempel pada perut Anda. Beberapa bentuk serat larut dapat megalami fermentasi di dalam usus. Hal ini dapat menambah jumlah gas yang ada dalam tubuh Anda. Namun perlu diketahui juga bahwa serat larut ini tentu juga menawarkan beragam manfaat menarik. Salah satunya seperti hasil penelitian yang diterbitkan di British Medical Journal.

Penelitian yang melibatkan 275 pasien dengan sindrom iritasi usus ini menunjukkan bahwa serat larut seperti psyllium ataupun serat tidak larut seperti dedak mampu mengurangi gejala sindrom iritasi usus. Tak hanya itu, serat juga mampu mengurangi gejala penyakit lainnya seperti kembung diare dan sembelit.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan kitchenpops.wordpress

Manfaat dapat diperoleh dari besaran asupan yang dikonsumsi. Apapun yang berlebihan tidaklah baik bukan? Beberapa ahli menetapkan angka kebutuhan serat pada kisaran 20 hingga 38 gram per hari. Sumber terbaik serat ada pada biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan dan tentu saja sayuran. Bagaimana dengan konsumsi sayuran Anda hari ini?

Baca juga:

Buah yang Dapat Menyebabkan Perut Kembung

Mengenal Tujuh Tipe Vegetarian

Trik Agar Salad Buah Anda Terlihat Lebih Menarik

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian. Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam web ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di web ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Sumber: www.foxnews.com

Facebook Twitter Google Digg Whatsapp LinkedIn Reddit StumbleUpon Email

Add Your Comment